Tipe Reaktor Nuklir Berdasarkan Sistem Pendingin

  •   
  •   

Kesadaran akan meningkatnya permintaan energi primer dunia yang berkembang pesat pada abad ke-21, bersamaan dengan pertimbangan tingkat keamanan dan kekhawatiran mengenai polusi dunia yang meningkat pesat, mengakibatkan upaya pencarian sumber energi yang ramah lingkungan dan memiliki tingkat sustainabilitas yang tinggi harus terus diupayakan. Semua hal dengan optimis mengasumsikan potensi kontribusi energi fosil dan terbarukan tidaklah cukup, sementara masalah gas buang yang tinggi dan polutif harus dipertimbangkan juga.

Penggunaan energi nuklir menjadi pertimbangan utama yang akan diperlukan di negara-negara di mana teknologi tersebut dapat dikembangkan dengan aman dan kompetitif. Oleh karena itu, penelitian dan pengembangan pada teknologi nuklir sangat penting untuk mempersiapkan masa depan energi nuklir, setidaknya dikhususkan pada tiga arah:

  1. Menjaga dan mempertahankan pasokan energi listrik selama prediksi kenaikan harga dari uranium alam, sementara itu menjamin kontrol yang memadai dari risiko proliferasi yang terkait dengan tahap awal dan akhir dari siklus bahan bakar (pengolahan dan daur ulang).
  2. Mengembangkan produksi atau kogenerasi dari sumber energi lainnya (hidrogen, bahan bakar sintetis, proses panas untuk industri, dll).
  3. Berinovasi untuk beradaptasi terhadap reaktor Generasi III dan teknologi selanjutnya.

 

Artikel selengkapnya dapat diunduh pada tautan berikut: Tipe Reaktor

Oleh: Rando Tungga Dewa, Feri Wibisono, dan Andhika Putra Dwijayanto

You may also like...

1 Response

  1. Indarta Aji says:

    Ralat khusus reaktor nuklir tipe MSR.

    Dedengkot riset reaktor nuklir di dunia adalah ORNL yang kemudian di susul oleh ANL. Saat ORNL mengembangkan PWR maka ANL mengembangkan BWR yang sama sama tipe Light Water Reaktor walau secara teknis agak berbeda. Ketika ORNL mengembangkan MSR maka ANL juga ikut mengembangkan reaktor nuklir bersuhu tinggi LMFBR. Pemerintah US sendiri akhirnya lebih memilih dan mendanai LMFBR ketimbang MSR, dan akhirnya program MSR akhirnya dihentikan. Jadi masalahnya bukan perang dingin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *