Dua Pelajar Indonesia di Yaman Luncurkan Buku

  •   
  •   

Yaman – Pelajar Indonesia di Republik Yaman yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena (FLP) mengadakan milad ke-5, Jumat (10/10). Acara tersebut diisi dengan peluncuran dua buku karya dua Pelajar Indonesia di Yaman. Buku yang dimaksud adalah antologi puisi berjudul ‘Gus Mus, Kau Berlebihan!‘ karya Abdurrahman Kamin, dan antologi cerpen berjudul ‘Di Negeri Pasir Tak Bertepi‘ karya M. Abdurrouf. Keduanya merupakan mahasiswa di Universitas Al Ahgaff, Tarim.

Di sesi wawancara, acara yang dimoderatori oleh Daniel Fatahillah itu diawali oleh Abdurrahman. Ia menjelaskan kronologi penulisan buku tersebut. Buku antologi itu merupakan kumpulan dari 90-an puisi yang ditulisnya selama 22 minggu pengembaraannya di Tarim, sebuah kota kecil di Yaman yang masyhur dengan sebutan ‘Kota Sejuta Wali’.

Selain itu, ia juga berbagi motivasi kepada peserta seminar agar selalu istiqamah dalam menulis. Menurutnya, keistiqamahan menulis salah satu caranya bisa ditempuh dengan menulis karena cinta, beristiqamah dalam menjalankan shalat lima waktu secara berjamaah dan shalat sunnah rawatib secara kontinu.

“Kalau untuk menjaga mood menulis, bisa dengan menjaga (istiqamah) shalat secara berjamaah dan istiqamah shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah. Juga, menulis karena cinta,” pesan pria yang akrab disapa Cak Dur itu.

Berlanjut ke narasumber kedua, M. Abdurrouf. Pria asal Kudus, Jawa Tengah itu menyatakan bahwa buku antologi ‘Di Negeri Pasir tak Bertepi‘ itu merupakan kumpulan 10 cerpen unggulan yang ia tulis selama berada di Yaman. Tak sekadar itu, sebagian dari cerpen-cerpen tersebut juga telah menjuarai berbagai sayembara yang digelar di ‘Negeri Balqis’ ini.

Terkait isi kedua antologi itu, menurut kedua penulis, mereka sama-sama mengajak pembaca untuk menyelami makna penghambaan diri kepada sang pencipta, menambahkan rasa mahabbah yang kuat kepada Baginda Rasulullah saw, serta mendalami hakikat agama Islam yang sesuai dengan ajaran yang dibawa Rasulullah.

Sementara itu, Sekjen PPI Yaman, Jihadul Muluk sangat mengapresiasi setinggi tingginya atas lahirnya dua karya tersebut. Begitu juga dengan Ketua FLP Hadhramaut, Taufiq Ibnu Karim. Ia berharap semoga karya ini dapat memacu semangat FLP’ers dan pelajar Indonesia dalam berliterasi, berbagi keindahan kata dan berdakwah dengan pena. Ia juga berharap semoga FLP Hadhramaut semakin mengudara dengan karya-karya indah nan penuh hikmahnya itu.

Acara berakhir dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba HUT FLP Hadhramaut ke-lima, pemotongan tumpeng, foto bersama anggota serta doorprize yang berhadiah dua buku yang diluncurkan tersebut. Barakallah, dari Pena Hadhramaut, Yaman untuk Negeri Indonesia! (JM/AR)

Penulis: DPP PPI Yaman

Editor: Altifani Rizky Hayyu

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *