Mengenal Program Syifaush Shudur Untuk Pemula di Bidang Tafsir Alquran

  •   
  •   

Keutamaan ilmu syar’i dan semulia-mulianya ilmu syar’i adalah ilmu tafsir, karena mulianya sebuah ilmu tergantung dengan mulianya sesuatu yang berkaitan dengan ilmu tersebut. Sudah jelas bahwa ilmu tafsir berkaitan dengan firman Allah yang Maha Mulia. Oleh karena itu seorang muslim dituntut untuk mempelajari ilmu tersebut agar memudahkannya dalam memahami firman Allah subhanahu wa taala.

Salah satu kegiatan keilmuan mingguan dari mahasiswa non Saudi Universitas Majma’ah adalah program “Syifaush Shudur” yang merupakan program Alquran dibawah naungan Jam’iyyah Alquran di kota Zulfi, Arab Saudi. Kegiatan tersebut dilangsungkan setiap malam Rabu setelah salat maghrib di perpustakaan asrama mahasiswa.

Berikut ini beberapa maklumat berkaitan dengan program tersebut:

1. Mengenal Program Syifaush Shudur
Program ini merupakan sebuah kajian pembacaan kitab tafsir muyassar (cetakan Mujamma’ Malik Fahd untuk pencetakan Mushaf asy-Syarif yang dinaungi oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Penyuluhan Arab Saudi) yang dirangkum oleh beberapa ahli tafsir dengan metode pembacaan seksama (teliti dan penghayatan), bertujuan agar seorang pembaca Alquran dapat memahami makna-makna ayat dan juga dapat menghafal lafadz-lafadz Alquran yang mengandung makna-makna yang membutuhkan penjelasan. Nantinya akan ada majlis munaqosyah bersama musyrif kajian (musyrif yang kompeten dalam bidang tafsir) atas ayat-ayat yang telah ditelaah oleh sang peserta.

2. Tujuan dari program:
– Berupaya agar peserta berakhlak sesuai dengan Alquran
– Menghafal makna-makna dari kosakata gharib Alquran
– Memahami ayat Alquran dengan paham yang benar sesuai manhaj salafus shalih
– Kemampuan dalam menempuh jenjang yang lebih luas dalam membaca kitab-kitab tafsir para ulama
– Mentadabburi Alquran

3. Tata cara program
Peserta dituntut untuk menghafalkan kosakata gharibul Quran dari panduan yang dibagikan oleh musyrif kajian (sesuai jumlah muqarrar yang ditentukan setiap kajiannya), kemudian ia membaca makna kitab tafsir al-muyassar secara umum. Ketika ia telah menyelesaikan dari muqarrar yang telah ditentukan, barulah pihak musyrif menguji peserta tersebut atas muqarrar yang ia telah baca di dalam majelis.

4. Ujian tulis untuk program
Setiap selesai dari pembacaan lima juz Alqurann akan diadakan ujian tulis untuk para peserta, begitu juga jika selesai dari pembacaan tafsir seluruhnya akan diadakan ujian akhir.

5. Cabang program
– Tafsir Alquran 30 juz (cabang ini yang diikuti oleh mahasiswa non Saudi Universitas Majma’ah)
– Tafsir surah mufasshal (dari Surat Qaf sampai Surat An-Nas)

6. Standarisasi penilaian untuk program
Penilaian peserta dinilai dari tiga poin:
– Kehadiran
– Menghafal kosakata gharibul Quran
– Kemampuan dalam menjawab soal atas munaqosyah yang dilakukan oleh musyrif

Perhatian:
– Program syifaush shudur ini merupakan program murni atas upaya pribadi dan sang musyrif hanya membantu dalam mengoptimalkan hasil atas apa yang peserta sudah usahakan dari hafalan mufradat gharibul Quran dan bacaan umum tafsir muyassar
– Terdapat penghargaan dan wisuda untuk program ini bagi peserta yang lulus ujian dan mendapatkan nilai yang sesuai standarisasi Jam’iyyah Alquran di kota Zulfi, Arab Saudi.

Penulis: PPMI Majma’ah
Editor: Altifani Rizky Hayyu

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *