Ruang Berbagi Ilmu Mandiri PPI Dunia 2018 : Bergerak Bersama Dalam Upaya Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendidik Indonesia

  •   
  •   

Para guru peserta dan relawan berfoto seusai pelaksanaan RUBI Mandiri PPI Dunia di Bondowoso.

Ruang Berbagi Ilmu Mandiri PPI Dunia 2018 merupakan sebuah kegiatan kolaborasi antara PPI Dunia dan Ruang Berbagi Ilmu (RuBI) dalam bentuk pelatihan peningkatan kapasitas serta kualitas tenaga pendidik. Sejak diinisiasi pada tahun 2015, RuBI telah memiliki visi untuk bersama-sama mencerdaskan bangsa melalui peningkatan kualitas penggerak pendidikan di Indonesia. Sejalan dengan itu, di tahun kepengurusan 2017-2018 Komisi Pendidikan PPI Dunia pun memiliki visi yang serupa. Dengan dilatarbelakangi oleh kesamaan visi dua organisasi tersebut, akhirnya kegiatan kolaborasi ini terwujud. Kami percaya kolaborasi merupakan salah satu cara memperkuat jaringan untuk mencapai tujuan bersama, sebuah aksi nyata untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik.

Guru peserta menjelaskan denah ruang kelas pada saat pelaksanaan di Jambi.

Di tahun 2018 ini, Ruang Berbagi Ilmu Mandiri PPI Dunia dilaksanakan di empat daerah yaitu Bondowoso (10-11 Januari), Ponorogo (20-21 Januari), Jambi (9-10 Februari), dan Sabu Raijua (15-16 Februari).  Empat daerah pelaksanaan ini telah menciptakan jejaring baru yang merangkul 460 partisipan (yang terdiri dari 360 guru, 35 relawan narasumber, 17 relawan dokumentasi, dan 56 relawan panitia lokal). Yang menarik dalam kolaborasi ini, RuBI dan PPI Dunia bersama-sama mengajak para relawan tidak hanya dari pelajar serta alumni Persatuan Pelajar Indonesia di seluruh negara, melainkan juga masyarakat di Indonesia dari berbagai macam latar belakang pendidikan serta profesi untuk terlibat langsung menjadi relawan narasumber dan dokumentasi dalam acara pelatihan tersebut. Tidak hanya itu, para relawan juga mengeluarkan tiga paket pengorbanan , diantaranya meluangkan waktu selama beberapa hari utk berangkat ke daerah, memberikan ide untuk menyusun materi pelatihan, serta mengeluarkan uang untuk membiayai sendiri segala bentuk transportasi dan akomodasi untuk mencapai daerah sasaran.

Antusias dan tawa guru peserta pada saat pelaksanaan RUBI Mandiri di Ponorogo.

Dalam upaya peningkatan kapasitas dan kualitas tenaga pendidik, RuBI Mandiri PPI Dunia megangkat materi pelatihan yang disesuaikan dan didahului dengan identifikasi kebutuhan masing-masing daerah. Dari hasil analisis kebutuhan tersebut, terpilih lah beberapa materi di antaranya: Menjadi Guru Abad-21, Disiplin Positif, Implementasi Kurikulum 2013, Metode Belajar Kreatif, Manajemen Kelas, dan Manajemen Berbasis Sekolah. Antuasiasme dan suka cita pelatihan di masing-masing daerah sangat terasa, terlebih lagi ketika Bapak-Ibu guru mengetahui bahwa pelatihan ini diselenggarakan secara mandiri dan mendatangkan narasumber dari dalam dan luar negeri untuk menemui dan berinteraksi secara langsung dengan bapak/ibu guru di masing-masing  daerah. Dengan kedatangan para relawan ini, semakin terlihat bahwa semangat membangun pendidikan diwujudkan tidak hanya oleh orang yang berkarir di bidang pendidikan, tetapi juga di semua kalangan. Tidak sebatas di hari pelaksanaan, guru-guru peserta pelatihan juga telah menyusun sebuah rencana berkelanjutan agar hasil dari pelatihan bisa dirasakan dalam skala yang lebih luas di daerah masing-masing.

Presentasi kelompok guru peserta mengenai metode belajar kreatif di Sabu Raijua.

Jika ada yang perlu diapresiasi, mereka adalah para relawan yang sudah mau jauh-jauh datang menemui langsung bapak/ibu guru di daerah,  panitia lokal di Bondowoso, Ponorogo, Jambi dan Sabu Raijua, bapak/ibu guru peserta pelatihan yang hadir atas dasar motivasi untuk mau belajar dalam rangka pengembangan kualitas diri, dan tentunya rekan—rekan panitia baik dari RuBI, PPI Dunia serta dinas terkait yang sudah bekerja bersama sehingga kegiatan ini terlaksana dengan sangat baik dan dirasakan manfaatnya oleh bapak dan Ibu guru. Afif Abdalla, anggota komisi pendidikan PPI Dunia dan koordinator daerah Bondowoso dan Ponorogo, mengutarakan, “terciptanya kesempatan bertemu dan berkolaborasi dengan orang-orang yang memiliki kesamaan visi merupakan sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Saya pribadi berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga para penggiat pendidikan tahu bahwa mereka tidak bergerak sendiri dalam memperbaiki mutu pendidikan”.

“RuBI Mandiri PPI Dunia merupakan sebuah bukti bahwa kemajuan bangsa Indonesia yang diwujudkan melalui pendidikan adalah sebuah keniscayaan ketika semua elemen baik pemerintah maupun masyarakat mau bergerak bersama, berkolaborasi dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami pun berharap bahwa semangat berbagi ilmu dapat dilakukan dan ditularkan oleh siapa saja yang peduli akan peningkatan kualitas mutu pendidikan negeri ini”, tutur Wulan selaku Kepala Sekolah Ruang Berbagi Ilmu tahun 2017.

“Melalui kegiatan ini pula, dapat terlihat bahwa partisipasi aktif untuk memperbaiki negeri bukanlah sebuah pembuktian, tapi merupakan panggilan bagi setiap orang yang memiliki ikatan dan mimpi yang sama untuk membangun negeri yang semakin baik. Hal ini terlihat dari bergabungnya berbagai elemen yang bersinergi bersama untuk tujuan pendidikan yang lebih baik di negeri ini”, ujar Dona, selaku kordinator umum pelaksanaan Ruang Berbagi Ilmu Mandiri PPI Dunia 2018. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah terlibat, semoga kolaborasi untuk pendidikan tidak hanya terhenti di sini, semoga masing-masing tetap berjuang untuk pendidikan yang lebih baik dengan kapasitasnya masing-masing.

Penulis: Tim Ruang Berbagi Ilmu Mandiri PPI Dunia

Editor: Fajar R

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *