PPI India Turut Ramaikan Sarasehan Nasional 2018 di Jakarta

  •   
  •   

PPI India turut serta berpartisipasi dalam acara Sarasehan Nasioal 2018 yang diadakan oleh PPI Dunia pada hari Sabtu, 10 Maret 2018 di Plaza Kemendikbud Jakarta. Sarasehan Nasional 2018 diselenggarakan dalam rangka memperingati momen 1 dekade masa bakti PPI Dunia. Sebagaimana dituturkan oleh Koordinator PPI Dunia 2017/2018, Pandu Utama Manggala, acara ini pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Adapun tujuan dari acara Sarasehan Nasional ini adalah untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah-swasta-pemuda dalam menghimpun gagasan pembangunan untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Mengusung tema “Cendekiawan dalam Pembangunan Menuju 2045”, Sarasehan Nasional ini menggabungkan beberapa event penting diantaranya seminar, booth expo beasiswa dan PPI Negara, serta malam ramah tamah PPI Dunia.

Registrasi peserta dan pembagian tiket doorprize mulai dibuka sejak pukul 07.00 dan antrian peserta nampak mengular di halaman depan gedung Kemendikbud Jakarta. Acara Sarasehan Nasional 2018 secara resmi dibuka oleh Gubernur DKI. Jakarta, H. Anies Baswedan, Ph.D. Dalam pidatonya, beliau memberikan saran bagi pelajar Indonesia baik yang tengah menempuh pendidikan di dalam maupun di luar negeri agar aktif mengikuti acara-acara yang melibatkan orang luar supaya cakrawala ilmu pengetahuan semakin terbuka lebar, selain itu beliau juga menyarankan agar pelajar Indonesia terutama yang sedang belajar di luar negeri untuk mampu mengemban amanah sebagai ambassador Indonesia dengan menuliskan hal-hal tentang Indonesia, serta tak lupa bagi yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri agar belajar dan menguasai bahasa mereka untuk menambah kemampuan dan pengalaman sekembalinya ke Indonesia. Sementara keynote speech disampaikan oleh Dr. Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dalam sambutannya beliau mendorong para pelajar Indonesia untuk mampu bersaing di dalam maupun di luar negeri dengan menjadi pembelajar yang aktif dan kreatif.

Acara dilanjutkan dengan beberapa diskusi yang dibagi dalam 4 panel utama. Main Panelis mengusng tema “Kontribusi Aktif dan Jangka Panjang Generasi Muda dalam Menyambut 100 Tahun Indonesia Emas, 2045”, dengan pembicara utama Dr. Dino Pati Djalal, Wakil Menteri Luar Negeri ke-5 periode Juli-Oktober 2014; Founder dan CEO PT Selasar Indonesia Miftah Nur Sabri dan Pandu Utama Manggala Ma, M.Dipl Koordinator PPI Dunia 2017/2018, dengan moderator wartawan dan presenter senior Andy F. Noya. Sarasehan dilanjutkan Panel 2 tentang Pendidikan, Sosial dan Budaya yang mengusung tema “Akselerasi Inspirasi Indonesia Pintar 2045” dengan pembicara Ir. Suharti, MA., Ph.D yang menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri, Kemdikbud RI; Pan Mohamad Faiz, Ph.D selaku koordinator PPI Dunia periode 2013/2014, dan Danang Rizki Ginanjar.,S.T.,M.BA, dengan Radyum Ikono, B.Eng., M.Eng pendiri Sahabat Beasiswa sebagai moderator. Selanjutnya Panel 3 tentang infrasruktur dengan pembicara Ir. Rezeki Peranginangin selaku Kepala Pusat Kajian dan Penerapan Teknologi, Kementerian PUPR, Drs. Astera P.Bhakti, M.Tax selaku Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kemeterian Keuangan RI, dan Ahmad Almaududy Amri, Ph.D selaku koordinator PPI Dunia periode 2014/2015 dengan Muhammad Ubaidillah Al Mustafa sebagai moderator dengan mengusung tema “Konektivitas yang menghubungkan setiap jengkal nusantara untuk Indonesia Emas, 2045”. Panel terakhir membahas tentang kesehatan yang berfokus pada “Integrasi Pemerintah, Tenaga Kesehatan, dan Generasi Muda dalam menyambut Indonesia Sehat 2025”, dengan pembicara Prof. Dr.dr. Bambang Suprayitno, Sp.A, selaku Ketua Konsil Kedokteran Indonesia, Prof. Dr.Ilham Oetama Marsis, Sp.OG Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia serta Dr.Steven Guntur selaku koordinator PPI Dunia 2015/2016 dengan Monica Nila Titis sebagai moderator.

Acara Sarasehan dilanjutkan dengan stand expo beasiswa dan PPI Negara. Terdapat 34 PPI Negara dari kawasan Eropa-Amerika, Timur Tengah dan Afrika serta Asia-Oseania turut serta meramaikan expo beasiswa tersebut. PPI India mengirimkan dua delegasi yaitu Anggy Eka Pratiwi dan Endang Sartika untuk mewakili dan mengisi stand booth PPI India berdampingan dengan PPI Negara di kawasan Asia-Oseania. Selain itu, beberapa alumni PPI India juga turut hadir meramaikan booth PPI India yaitu Muhammad Edwin Elhamda, Muhammad Arif Ridho, Maulana Haris, Kamal, dan Rosie Diana dari Aligarh Muslim University. Selain itu kami pun bertemu dengan ketua PPI India periode 2006/2007 yaitu bapak Pan Mohamad Faiz yang kebetulan juga menjadi salah satu panelis di bidang Pendidikan, Sosial dan Budaya. Beliau merupakan alumni Delhi University dan kemudian melanjutkan jenjang Ph.D di Australia. Turut hadir juga ketua PPI India periode 2007/2008 Bang Zulkhan Indra Putra yang merupakan alumni dari Jamia Millia Islamia, New Delhi.

Booth PPI India Nampak paling menonjol dengan paduan warna-warni pernak-pernik India serta dress code khas India nya. Koordinator PPI Dunia periode 2010/2012 bapak Febry H. J Dien, S.T., M.Inf.Tech bahkan memuji keramaian Booth PPI India, “Kalau ada kategori booth terbaik pasti PPI India juaranya”.  Sekitar 1000 peserta Sarasehan Nasional membludak membanjiri berbagai stand expo beasiswa dan PPI Negara menanyakan berbagai hal tentang pendidikan di luar negeri dan beasiswa yang tersedia. Acara expo beasiswa dan PPI Negara ini berlangsung hingga pukul 19.00 WIB.

Malam harinya dilanjutkan dengan acara Malam Ramah Tamah PPI Dunia. Nampak hadir beberapa alumni dari berbagai PPI Negara. Alumni PPI India pun turut hadir dalam malam keakraban alumni PPI Dunia. Dalam acara tersebut sejarah berdirinya PPI Dunia serta sepak terjangnya dijelaskan oleh koordinator PPI Dunia secara estafet mulai dari Febry H. J Dien koordinator PPI Dunia 2010/2012, Zulham Effendi 2012/2013, Pan Mohamad Faiz 2013/2014, Ahmad Almaududy Amri 2014/2015, Steven Guntur 2015/2016, Intan Irani 2016/2017 dan diakhiri oleh koordinator PPI Dunia saat ini periode 2017/2018 Pandu Utama Manggala.

Penulis:  Endang Sartika, M.A.

Editor: Fajar R

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *