Karya Apik Buku Perantau PPI Dunia Siap Membantu Pelajar Indonesia Meraih Masa Depan Bangsa

  •   
  •   
Jakarta – Sabtu, 8 September 2018, PPI Dunia berhasil menerbitkan 3 buah buku refleksi dan informasi mengenai studi dan pengalaman Pelajar Indonesia di luar negeri dengan judul “Perantau Ilmu” dari tiga kawasan Benua di Dunia yaitu Asia-Oseania, Timur-Tengah-Afrika, dan Amerika-Eropa pada acara Launching Buku “Perantau Ilmu” di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta.
Acara tersebut sukses menghadirkan berbagai pembicara yang sekaligus mereka juga sebagai penulis yang turut memberikan kisah dan pengalaman apiknya dalam studi dan berkehidupan di luar negeri. Diantara seperti I Dewa Made Frendika yang sedang menempuh Doktoral di Sorbonne Université, Perancis, Hatta Himawan yang sedang menempuh jenjang Master di TU Eindhoven, Belanda, Adi Hersuni yang sedang menempuh pendidikannya University of Birmingham, UK, Fadjar Mulya yang sedang menempuh Masternya di Chulalongkorn University, Bangkok, dan lain- lain.
Hatta Himawan yang merupakan Wakil 2 Biro Pers PPI Dunia 2016-2017 ini ialah Ketua dari inisiasi penerbitan 3 buku Perantau ini. Ia berpesan bahwa dari terbitnya buku tersebut agar bisa memberikan semangat kepada Pelajar lokal di Indonesia untuk terus berusaha semaksimal mungkin menggapai cita-citanya untuk studi di Luar Negeri. “Kuliah ke luar negeri tidaklah mudah dan gak akan pernah mudah. Tetapi kata menyerah bukanlah jawabannya. Jadi kita ingin memberikan informasi, bahwa kuliah di luar negeri pasti banyak tantangannya, mulai dari mencapainya, melaluinya, hingga pulang ke indonesia. Tidak pernah ada jalan mudah intinya, tetapi yang selalu menjadi pembeda adalah kata tidak menyerah.”
Selain itu Ia juga menjelaskan mental utama dari pembaca untuk bisa studi ke luar negeri yaitu jangan takut gagal. “yang kita ingin ceritakan disini adalah gagal itu adalah hal yg biasa, jadi tak perlu berkeluh kesah, yang terpenting adalah kembali berdiri untuk bisa lagi berlari menggapainya”. Papar Pria asal Surabaya yang sedang menempuh Master Innovation Management, TU Eindhoven, Belanda ini.
Sambutan Apik pun belum padam, Fadjar Mulya selaku Koordinator PPI Dunia 2018-2019 sangat mengapresiasi dan berterima-kasih kepada kawan-kawan Demisioner Pengurus PPI Dunia sebelumnya atas dedikasi pengorbananya untuk penerbitan buku ini. Ia mengaku bahwa gagasan 3 buku ini merupakan sebuah Maha Karya yang penuh akan ide dan gagasan. Yang jelas menurutnya gagasan utama dari buku ini adalah memperkayakan Pelajar Indonesia agar bisa membangun Bangsa dan Negara menjadi lebih baik. “Melihat banyak pelajar Indonesia yang ingin terus berkarya untuk Bangsa dan Negara dengan menuju ke negara luar yang referensi keilmuannya lebih maju, seharusnya kita sebagai wadah atau kumpulan pelajar yang sedang menuntut ilmu diluar negeri ini  (PPI Dunia atau PPI Negara) memberikan informasi, pengalaman, tips & trick untuk kawan-kawan agar mudah untuk meraih apa yang diinginkannya.” Ujar Pria berkelahiran asli Kota Jambi ini.
Ia juga menambahkan bahwa langkah-langkah Pelajar Indonesia agar mampu studi di Luar Negeri, yaitu dengan bagaimana ia meletakkan niat dan tujuannya dan bagaimana ia merealisasikannya. “Intinya terletak di niat atau tujuan apa yang ia kehedaki. Setelah itu perbanyak mencari informasi dari yang paling penting hingga tidak penting. Yang paling penting adalah referensi keilmuannya, kualisifikasi bahasa asing, pengalaman senior ketika kuliah disana, akreditasi kampus dan ijazah, sosial budaya masyarakat disana hingga lain-lain harus terus digali dan dipelajari agar teman teman yang ingin studi di LN biasa merealisasikan tujuan dan niat awal belajar di sana.” Jelas Mahasiswa yang sedang menempuh Master Teori Kimia dan Komputasi di Chulalongkorn University, Bangkok ini.
I Dewa Made Frendika selaku Penulis untuk kawasan Amerika-Eropa dengan judul  “Siapkah Kita” sangat mendorong dan mengupayakan Pelajar Indonesia mampu mengoptimalkan Peluang dan potensi demi manfaat yang maksimal. “Poin terpenting adalah menyampaikan pandangan soal apa saja yang perlu diperhatikan selama menjadi pelajar di luar negeri. Hal ini tidak mudah karena setiap pelajar harus mampu mengoptimalkan berbagai peluang dan potensi yang ada sehingga mereka bisa memperoleh manfaat hasil studi yang maksimal.” Ujar Pengurus PPI Dunia Komisi Ekonomi 2016-2017 tersebut.
Adapun langkah utama bagi Pelajar Indonesia untuk sukses studi di Luar Negeri dengan mempersiapkan dua senjara utama yaitu mental dan dan intelektual. “Langkah yg pasti adalah mempersiapkan mental dan daya intelektual karena keduanya adalah modal utama untuk meraih kesempatan studi di luar negeri”. Ujar pria asal Surabaya yang sedang menyelasaikan Desertasinya di Sorbonne université, jurisan Urban and regional planning. (adam)
Galeri Foto:

2 Responses

  1. Nia says:

    Kak, mau beli buku-nya via online ada ?
    Makasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *