Dynamic Indonesia PPI Tiongkok: Semangat Kemerdekaan Lewat Kemajuan dan Senyuman

  •   
  •   

Rabu, 27 September 2018, setelah matahari terbenam, pelataran lantai lima hotel Four Seaoson Beijing dipenuhi oleh pengunjung asing maupun mancanegara. Mereka tak lain berasal dari wakil negara, perusahaan, instansi, mahasiswa, dan beberapa lapisan elemen masyarakat lain. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Republik Rakyat Tiongkok merangkap Mongolia saat itu mengadakan acara bertajuk Dynamic Indonesia: Diplomatic and Business Reception.

Acara bernuansa diplomatic ini diangkat sekaligus untuk merayakan Ulang tahun ke-73 Republik Indonesia, terkhusus mewakili KBRI Beijing di Tiongkok. Sebelumnya, KBRI telah merayakan di KBRI tepat pada agustus dan bersifat seremonial juga lebih eksternal. Sementara, kali ini acara jamuan lebih bersifat eksternal dan mengundang perwakilan pihak asing dan lapisan masyarakat Indonesia.

Dalam pidatonya, Bapak Djauhari Oratmangun selaku Duta Besar Indonesia Tiongkok merangkap Mongolia menegaskan banyak hal terkait hubungan kerja sama yang baik dan bisa tercipta baik antara Indonesia dengan Tiongkok, maupun dengan dunia. “Saya percaya cara terbaik menuangkan komitmen politik ini adalah melalui kerja sama ekonomi yang konkrit serta people to people contact,” ujar Bapak Duta Besar yang dikenal ramah dan senang selfie bersama masyarakat.

Rangkaian acara terdiri dari penampilan tari tradisional dari Mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Tiongkok, Paduan Suara, lalu dilanjutkan dengan penampilan lainnya bernuansa Indonesia yang kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama. Di akhir acara seluruh elemen masyarakat membaur dan berdansa Poco-poco bersama.

1001 Senyum Indonesia

Senyuman saat itu menghiasi acara, baik saat penampilan budaya, dan makan malam bersama. Di samping itu, banyak warga negara asing yang juga bertukar dan menjalin relasi. Begitupula dengan Mr Jensson yang begitu tertarik dengan acara Dynamic Indonesia ini.

“Kesan pertama saya soal Indonesia, Indonesian People like to smile, saya pikir menarik dijelajahi lewat budayanya saja sudah beraneka ragam,” tutur Mr. Arni Jensson, Pebisnis manufaktur asal Islandia yang saat itu tengah menikmati risol khas Indonesia. Saat momen tersebut, sebenarnya berbarengan dengan Program Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok melalui

Selain itu, Sebagai bagian dari people to people contact, Bapak Djauhari dan beberapa staff juga tak lupa untuk ikut berpartisipasi dalam Program 1001 senyum yang dicanangkan PPI Tiongkok. Beliau juga berpesan agar masyarakat dapat saling berpartisipasi dalam menciptakan senyuman melalui kebaikan yang dilakukan seluruh masyarakat Indonesia.

Saat momen tersebut, PPI Tiongkok dan Permit Beijing bersama beberapa Ormas (Organisasi Masyarakat) juga ikut mengajak menulis segelintir pesan di kartu pos untuk program 1001 senyum. Program ini dilakukan dengan mengirimkan kartu pos berisi pesan semangat yang nantinya dikirimkan ke sekolah-sekolah agar semangat menempuh pendidikan. Tak jauh dari tujuan acara Dynamic Indonesia yang juga berusah memperkenalkan senyuman Indonesia di mata dunia.

 

Penulis: Annisa Dewanti Putri, Civil Engineering, Beijing Jiaotong University, (Pusmedkom PPI Tiongkok)

Galeri Foto:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *