PPI Dunia: Kampanye Pemilu harus Mengedepankan Diskusi Gagasan, Program, dan Kebijakan

  •   
  •   

Prosesi kampanye menjelang Pemilihan Umum 2019 sudah dimulai sejak tanggal 23 September 2018 lalu. Sesuai jadwal, prosesi kampanye ini akan berlangsung hingga tanggal 13 April 2019 tahun depan dan ditutup sebelum proses pemungutan suara dilaksanakan

Para mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia (PPI Dunia) melihat bahwa Pemilu sangat penting untuk menuju demokrasi Indonesia yang stabil dan kuat. “Namun demikian, perlu untuk bersikap lebih kritis terhadap proses kampanye dan Pemilu agar perdebatan berlangsung secara sehat”, ujar Fadjar Mulya selaku Koordinator PPI Dunia periode 2018-2019.

Sehubungan dengan hal tersebut maka Fadjar dan Jajaran Dewan Presidium PPI Dunia dalam pernyataan tertulisnya, menyatakan empat sikap dari PPI Dunia dalam menyikapi Pemilihan Umum 2019 yaitu :

 

Pertama, PPI Dunia secara organisasi menyatakan sikap netral kepada seluruh peserta pemilu 2019;

Kedua, PPI Dunia mengajak semua pihak yang terlibat dalam Pemilu 2019 untuk lebih mengedepankan diskusi gagasan, program dan kebijakan peserta pemilu secara seimbang, serta menolak penyebarluasan berita bohong dan pembahasan SARA, yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat dan kesenjangan sosial;

Ketiga,  PPI Dunia mendorong seluruh mahasiswa Indonesia di luar negeri untuk menjadikan pemilu sebagai wadah pembelajaran politik menuju demokrasi Indonesia yang stabil dan kuat; dan

Keempat, PPI Dunia menghimbau semua warga negara Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggungjawab sesuai asas pemilu yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

 

Perihal: Press Release

Lampiran: Surat Pernyataan

CP: Fadjar (+66 82 238 4177)

 

01 Surat Penyataan Sikap Fixed

 

(sumber gambar : http://serikatnews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *