Jalan-jalan ke Mutiara Terpendam di Italia, Porto Venere

  •   
  •   

Apakah kalian berencana untuk mengunjungi Italia? Kebanyakan dari pelancong yang berniat untuk mengunjungi Italia akan menyusun rencana untuk mengunjungi kota-kota mainstream seperti Roma, Venice, dan Florence. Kota-kota tersebut memang diakui cantik, tetapi jumlah turis yang datang ke tempat tersebut juga sangat membludak sehingga membuat kamu terkadang tidak bisa menikmati suasana kota dengan nyaman. Karenanya, perlu bagi para pelancong untuk menambahkan satu tempat lagi dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi di Italia, dengan kecantikan yang tidak kalah dengan tempat-tempat lainnya namun masih belum terdeteksi radar jutaan turis lainnya. Sehingga, di tempat ini kamu dapat lebih leluasa untuk mengambil foto dan mengagumi keindahan alam Italia tanpa terganggu dengan keramaian pengunjung yang memusingkan. Ya, tempat ini bernama Porto Venere.

Pemandangan Kota Porto Venere (dok. pribadi)

Porto Venere adalah kota yang terletak di pantai Liguria Italia di provinsi La Spezia. Tempat ini dikenal sebagai “Gulf of Poets” yang artinya Teluk Penyair karena banyak penyair, penulis, dan seniman terkenal yang mencari inspirasi di tempat ini dan menghabiskan hari-hari mereka di desa-desa dan pulau-pulau di sekitar teluk. Di dalam Porto Venere  sendiri terdapat beberapa situs yang wajib untuk dikunjungi seperti Doria Castle yang menakjubkan, Grotto Byron, dan Chiesa di San Pietro. Keistimewaan lain dari tempat ini yang tidak boleh dilewatkan adalah status UNESCO World Heritage Site yang ditetapkan pada  Porto Venere dan desa-desa Cinque Terre saat tahun 1997.

Untuk menuju Porto Venere, perjalanan akan dimulai dari kota La Spezia. Di antara semua jenis transportasi, bus 11/P adalah pilihan termurah untuk sampai ke tujuan. Biaya satu tiket hanya sebesar 2.5 euro untuk waktu tempuh 30 menit dan kita akan turun di halte terakhir dari rute bis ini. Tiket tersebut dapat dibeli di Tabaccheria. Sesampainya di Porto Venere, kamu akan langsung disuguhi pemandangan Pelabuhan Porto Venere yang menawan. Pelabuhan ini dikelilingi oleh dinding bangunan penuh warna. Sejak saat pertama tiba, kamu akan langsung jatuh cinta dengan desa nelayan tua ini. Pelabuhan kecil ini memiliki lokasi yang indah karena menghadap ke Pulau Palmaria di dekatnya. Kalian dapat duduk bersantai di bangku-bangku yang disiapkan untuk melihat laut yang begitu biru dan burung-burung camar beterbangan.

Salah satu sudut kecantikan di Porto Venere (dok. pribadi)

Memasuki saat makan siang, kamu bisa menemukan berbagai restoran atau café yang terletak di kota tua Porto Venere. Pusat kota tersebut tersembunyi di balik bangunan yang kalian lihat dari pelabuhan. Kalian dapat memasuki kota abad pertengahan melalui Porta del Borgo atau gerbang kota Porto Venere. Begitu masuk, kalian akan menemukan labirin jalan-jalan sempit, tangga dan lorong-lorong kecil yang cantik. Luangkan waktu sejenak untuk menjelajahi kota tua tersebut sebelum waktu makan siang kalian.

Perjalanan di tempat ini dapat dilanjutkan dengan mengunjungi Doria Castle, yang merupakan destinasi wajib dari tempat ini. Kastil ini terletak tinggi di atas bukit dan menghadap Bay of Poets di satu sisi dan Laut Liguria di sisi lainnya. Benteng militar ini berasal dari abad 12-14 dan berdiri sebagai contoh luar biasa dari arsitektur militer Genoa. Untuk mencapai kastil ini deiperlukan pendakian yang cukup curam, namun kecantikan yang ditawarkan tempat ini akan sepadan dengan usaha yang dikeluarkan di awal. Pemandangannya sangat fenomenal dan biaya masuknya relatif terjangkau, hanya sekitar €5. Kamu dapat mencapai puncak melalui teras samping yang menghadap ke laut yang membentang dari barat daya ke barat laut. Tepat di sebelah kastil ini, kamu juga dapat menemukan Gereja San Lorenzo dimana setiap bulan Agustus terdapat prosesi White Madonna. Prosesi ini dirayakan karena kisahnya yang dikenal sebagai santo pelindung Porto Venere.

Keindahan laut yang mengelilingi Porto Venere (dok. pribadi)

Setelah puas dengan Doria Castle, kita dapat lanjut berjalan menuju Chiesa di San Pietro. Sebelum sampai di tempat tujuan akhir, jalan setapak ini juga akan membawa kamu ke tepi teluk yang berbatu bernama Grotto Byron. Nama ini diambil dari seorang penyair Inggris Lord Byron berenang menyeberangi teluk Portovenere untuk mengunjungi rekannya sesama orang Inggris, Shelley, yang tinggal di desa San Terenzo.

Pada sore hari, tempat terbaik untuk menghabiskan waktu untuk melihat matahari terbenam adalah Chiesa di San Pietro.Tempat ini adalah sebuah gereja yang berdiri di atas batu yang dikelilingi oleh air biru dari tiga sisi.Eksteriornya yang menyerupai benteng menawarkan keindahan yang luar biasa. Tetapi, pastikan juga untuk melihat ke dalam karena interiornya yang sederhana mampu menghadirkan suasana abad pertengahan yang sangat istimewa.

Senja di Porto Venere (dok. pribadi)

Tips terakhir untuk kalian yang ingin ke sini adalah jangan lupa untuk membeli tiket bus pulang ke La Spezia dan sebaiknya jangan terlalu malam saat memutuskan untuk kembali pulang. Hal ini perlu diingat untuk menghindari tidak adanya transportasi untuk kembali. Semoga artikel jalan-jalan ini berguna untuk kalian semua. Selamat Natal dan Tahun Baru ya. Ciao!

Tulisan ini ditulis oleh David Andiwijaya, PPI Italia, Politecnico Di Milano, Management Engineering 2018 (@david_andiwjy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *