Oodi Library Helsinki: Saat Perpustakaan Tak Hanya Untuk Meminjam Buku

  •   
  •   
Gedung Oodi Library Helsinki, Finlandia

Finlandia tercatat sebagai salah satu negara yang menjadikan kegiatan membaca sebagai gaya hidup. Dengan jumlah penduduk lima juta jiwa, terdapat 738 perpustakaan yang terbagi menjadi perpustakaan umum (public library) dan perpustakaan universitas (university library) di seluruh Finlandia. Data ini belum termasuk 140 perpustakaan keliling yang melayani pembaca secara yang menjangkau kota-kota yang lebih kecil. Pada tahun 2017 tercatat 49.369.464 jumlah kunjungan ke perpustakaan dan angka total peminjaman sebesar 67.944.365, sementara total unduhan buku elektronik sebanyak 44.313.  Kecintaan masyarakat Finlandia terhadap buku didukung dengan sejumlah fasilitas dari pemerintah. Perpustakaan Oodi atau Helsingin Keskustakirjasto Oodi merupakan perpustakaan terbaru yang dimiliki Finlandia dan berada di pusat ibukota Helsinki. Perpustakaan keren ini baru dibuka tanggal 5 Desember 2018, bertepatan dengan hari kemerdekaan Finlandia.


Desain lantai kayu dan atap melengkung yang cantik

Berbeda dengan kebanyakan perpustakaan di Eropa yang menyajikan gaya bangunan Eropa masa lampau, bangunan Oodi library Helsinki bergaya futuristik yang menawan. Gaya urban futuristik dipilih untuk menyesuaikan dengan kehutuhan dan trend masyarakat kota Helsinki yang selalu tumbuh dan dinamis. Konsep desain pada bangunan-bangunan di Finlandia selalu mendapat perhatian khusus. Tidak mengherankan karena Finlandia cukup terkenal dengan sekolah-sekolah desain yang baik. Tidak hanya bagian luar gedung yang tampak menawan, interior di dalam ruangan pun terlihat cantik dengan perpaduan unsur kayu dan dinding kaca.

 Oodi Library Helsinki memiliki konsep perpustakaan terpadu, bukan hanya untuk meminjam buku. Perpustakaan ini memiliki tiga lantai dengan aktivitas menarik di setiap bagiannya. Memasuki pintu utama perpustakaan, pengunjung akan menjumpai deretan meja informasi, dan aula serbaguna yang kerap digunakan untuk seminar atau pertunjukan seni. Terdapat juga cinema (bioskop terbatas) untuk pemutaran film-film dokumenter, area khusus pendidkan anak usia dini, serta restoran dan kafetaria di lantai yang sama.

Beranjak ke lantai dua melalui tangga melingkar yang unik, pengunjung dihantarkan pada interaction area atau area untuk berinteraksi. Lantai dua pada perpustakaan ini memang dikhususkan sebagai arena interaksi, workshop dan pembelajaran. Jangan membayangkan suasana sepi dan sunyi di bagian ini , karena setiap harinya selalu ada kegiatan workshop menaik yang bisa diikuti oleh pengunjung. Beberapa workshop yang ditawarkan adalah pembuatan aplikasi games, printing dan sablon untuk karya seni, merangkai bunga, fotografi  hingga pelatihan penulisan kreatif (creative writing).   Jenuh dengan kegiatan kuliah selama atau tugas kantor? Pengunjung dapat meminjam studio musik atau menikmati bermain games pada sebuah ruaangan yang memang dikhususkan bagi para pecandu game.  Untuk mengerjakan tugas kuliah, diskusi kelompok atau sekedar bertemu dengan teman dapat dilakukan ditempat bagian ini. Lupa membawa laptop pribadi tidak menjadi masalah karena disediakan puluhan computer yang dapat digunakan secara bebas dengan koneksi internet yang sangat cepat.

Fasilitas komputer dan ruang interaksi di lantai dua.
Suasana perpustakan di lantai tiga.

Jika mengunjungi perpustakaan adalah pencarian akan literasi dan keinginan untuk membaca buku, maka lantai tiga dari Oodi Library Helsinki memberikan jawaban yang memuaskan. Dengan koleksi lebih dari 100.000 buku dari berbagai Bahasa, bagian ini juga menyediakan ruang baca yang tenang dan mengesankan.  Koleksi buku yang ada termasuk buku anak-anak pada bagian sudut ruangan.  Kursi-kursi baca disusun secara menarik menghadap diding kaca sehingga pengunjung disuguhi oleh pemandangan pusat kota Helsinki. Di lantai tiga ini pengunjung juga bias memesan kopi atau kue-kue sebagai teman membaca buku dari kafe mungil di sudut ruangan.

Pada akhir pekan, kegiatan mengunjungi perpustakaan tidak hanya dimonopoli orang dewasa, anak-anak juga sangat banyak dijumpai di area baca atau di ruang interaksi. Memperkenalkan anak-anak pada dunia buku sejak usia yang sangat dini tampakanya telah menjadi budaya pada masyarakat Finlandia. Anak-anak telah dilatih tata cara meminjam dan mengembalikan buku di perpustakaan secara mandiri, sehingga di salah satu bagian perpustakaan juga terdapat petugas khusus yang melayani peminjaman atau pengembalian buku anak-anak.  Selain ramah anak, Oodi Library Helsinki juga dilengkapi dengan fasilitas untuk para penyandang disabilitas.

Desain diding kaca untuk menikmati pemandangan di luar gedung

Untuk meminjam buku di Oodi Helsinki Library tidaklah sulit. Pengunjung dapat membuat kartu Helsinki Metropolitan Area Libraries (HelMet) yang dapat digunakan di semua perpustakaan di Helsinki. Jadi, jika anda berkesempatan mengunjungi kota Helsinki ada baiknya menyempatkan diri sejenak mengunjungi perpustakaan menarik ini. Lokasinya juga tidak jauh dari stasiun dan terminal bus pusat kota Helsinki. Jangan lupa, beberapa sudutnya sangat cocok untuk melakukan…. ehm… selfie!

Margaretta Christita/ PPI Finlandia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *