PERHIMPUNAN PELAJAR INDONESIA SEJATINYA ADALAH GERAKAN PENGETAHUAN

  •   
  •   

Tahun ini, PPI Dunia mulai kembali merapatkan hubungan dengan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4). I4 memang tak terpisahkan karena lahir dari Simposium PPI Dunia. Berawal dari Webinar PPI Dunia Desember lalu, kami mempererat hubungan dengan turut terlibat dalam I4 Talks, dimana ada 3 pembicara yang hadir dan dimoderatori oleh Pelaksana Harian PPI Dunia secara bergantian. Saya baru saja menjadi moderator tadi malam, bersama 3 peneliti dan akademisi senior dari Durham, Coventry, dan IIUM. Diskusi memberikan beberapa inspirasi menarik: bahwa untuk membangun kultur keilmuan dan riset yang baik, kita perlu untuk memperkuat kolaborasi, memperkuat jejaring secara global, dan membangun tradisi riset yang bersifat interdisipliner. Selain juga memperkuat kapasitas riset dan pengetahuan masing-masing di berbagai bidang.

Perlu saya ketengahkan lagi bahwa haluan gerakan PPI sejatinya adalah gerakan pengetahuan. Anggota PPI di seluruh dunia adalah mahasiswa dari berbagai belahan dunia yang terekspos oleh perkembangan pengetahuan di negara tempat belajar. Sudah semestinya juga gerakan yang diambil berporos pada produksi dan diseminasi pengetahuan, yang memungkinkan kita untuk memahami persoalan2 di tanah air (dan juga dunia) secara lebih proporsional.

Tahun ini, model gerakan semacam ini ingin dirumuskan secara lebih kreatif. Salah satunya adalah dengan hubungan yang lebih erat dengan senior-senior di I4 yg notabene dulunya adalah mahasiswa dan kini berkarier dengan berbagai jenjang. Di samping itu, kami mencoba menghadirkan Jurnal dan PPI Brief untuk mendiskusikan dan mengkritisi kebijakan secara kritis, serta Policy dan Research Talk dalam format Webinar (Seminar yang dikemas secara online, seperti I4 Talks ini) untuk mendiskusikan riset dan kebijakan secara proporsional. Plus bekerjasama dengan kompas, jawapos, dan media lain untuk mendiseminasikan analisis. Dan beberapa program kecil lain.

Tentu terbatas, tapi PPI dari seluruh dunia tentu juga punya spirit yg sama. Sehingga alih-alih terseret oleh arus Pemilu dan dukung sana-sini, kita punya visi yang jauh lebih luas dari sekadar Capres dan Caleg atau sowan sana sini. Di Simposium Internasional di Johor Baharu Juli yg akan datang, kita akan mendiskusikan masalah-masalah inovasi di Indonesia dan merumuskan peta jalan untuk membangun ekosistem pengetahuan yang lebih berkelanjutan.

Semoga bisa terus konsisten sampai ke tahun-tahun yang akan datang.

Brisbane, 24 Februari 2019.

Ahmad Rizky M. Umar

Koordinator Pusat Kajian dan Gerakan PPI Dunia 2018/2019

Kandidat PhD di University of Queensland, Australia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *