Pelantikan PPI Malaysia dan Latihan Pengembangan Diri Pengurus (LPDP) PPI Malaysia Periode 2018/2019

  •   
  •   

Kuala Lumpur (22/02) Perhimpunan Pelajar Indonesia Malaysia (PPIM) menyelenggarakan acara pelantikan bagi pengurus baru periode 2018/2019 pada hari Jum’at, waktu setempat. Acara ini diadakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dengan mengusung tema “Kolaborasi dan Inovasi Pemuda Untuk Indonesia”.

Acara pelantikan kepengurusan baru PPI Malaysia dihadiri oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Mokhammad Farid Ma`ruf,Ph.D, Koordinator PPI Dunia 2018/2019, Fadjar Mulya, Chief Human Capital Officer PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Riksa Prakoso, Head of Learning and Talent Management PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Anton Hendrianto, Ketua Panitia Pemilihan Umum Luar Negeri Kuala Lumpur, Agung Cahaya Sumirat serta Ketua Pengawas Pemilihan Umum Kuala Lumpur, Yaza Azzahra.

Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia periode ini diketuai oleh Sdr. Muhammad Ammar Naufal dengan total pengurus sebanyak 116 yang dibagi menjadi sembilan departemen. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Saudari Nadiah Nur Fadhlillah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” oleh seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir.

Acara selanjutnya adalah sambutan yang diberikan oleh Koordinator PPI Dunia 2018/2019, Sdr. Fadjar Mulya. Dalam sambutannya, ia memiliki harapan bahwa Indonesia emas 2045 dapat diwujudkan secara nyata, salah satunya diawali dengan menjadi diaspora yang dapat berkontribusi bagi Indonesia. Bapak Mokhammad Farid Ma’ruf,Ph.D selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur juga turut memberikan sambutan bahwa PPI diharapkan dapat menjadi organisasi yang dapat berkontribusi dalam pencerdasan bangsa dengan pemikiran-pemikiran yang lebih berfokus pada hal-hal yang nyata bagi permasalahan dan inovasi yang ada.

Tepat pukul 11.00 waktu setempat, Saudara Ammar selaku Ketua PPI Malaysia membacakan surat keputusan pengesahan kepengurusan PPI Malaysia, dilanjutkan dengan pengucapan janji yang diikuti oleh seluruh pengurus terpilih PPI Malaysia. Hal tersebut menandakan telah resmi dilantiknya kepengurusan PPI Malaysia periode 2018/2019.

Kemudian, acara selanjutnya adalah sambutan dari Chief Human Capital Officer PT Bank Muamalat Indonesia, Anton Hendrianto, dilanjutkan dengan penandatanganan MoA antara PT Bank Muamalat Indonesia dengan PPI Dunia dan PPI Malaysia. Terdapat kata sambutan dari Ketua Panitia Pemilihan Umum Luar Negeri Kuala Lumpur dan Ketua Pengawas Pemilihan Umum Kuala Lumpur.

Sebelum menyelesaikan rangkaian kegiatan pelantikan, acara ditutup dengan pembacaan do’a oleh Sdr. Afief El Ashfahany.

Acara selanjutkan dilanjutkan pada pukul 15.00 selepas ibadah sholat Jum’at. Kegiatan itu sendiri ialah musyawarah kerja dan penjabaran program kerja selama satu periode bagi setiap departemen. Musyawarah tersebut dibuka dengan sambutan oleh Ketua PPI Malaysia 2018/2019, Muhammad Ammar Naufal. Ia menuturkan bahwa dengan kolaborasi, kebersamaan, dan profesionalitas, diharapkan semua dapat bersama-sama maju. Musyawarah program kerja dilakukan sampai pukul 19.00, yang dilanjutkan dengan ramah tamah dan persiapan keberangkatan menuju lokasi Latihan Pengembangan dan Pengurus di Kuala Kubu Baru.

Perjalanan dimulai ketika acara pelantikkan selesai pada pukul 21.00 MYT  dan memulai perjalanan ke Asia Camp, Kegiatan Latihan Pengembangan Diri Pengurus (LPDP) mengusung tema “Cendekia, Kolaborasi, dan Inovasi” dimana tema ini merupakan slogan dari PPI Malaysia. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari 2 malam dari tanggal 22 – 24 Februari 2019 ini diawali dengan sambutan oleh Muhammad Ammar Naufal selaku Ketua Umum PPI Malaysia. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan beberapa amanat penting dan kewajiban yang harus dijalankan selama menjabat serta menjalankan rangkain acara LPDP dengan tertib. Setelah itu, untuk menambah semangat semua peserta, acara yang disusun oleh Divisi Kelembagaan PPI Malaysia memulai acara dengan melakukan senam pagi yang dipimpin oleh perwakilan dari divisi Seni, Budaya dan Olahraga. Untuk memeriahkan acara, beberapa permainan menarik juga dihadirkan ditengah acara untuk menguji kemampuan kerjasama setiap divisi.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diikuti oleh seluruh pengurus untuk memperdalam pemahaman mengenai peraturan-peraturan di kepengurusan PPI Malaysia, Kegiatan ini diikuti oleh 9 divisi dan Badan Pengurus Harian (BPH) PPI Malaysia. Di acara ini juga turut serta menghadirkan dua tokoh terkenal & penting PPI yaitu Fadjar Mulya, selaku koordinator PPI Dunia 2018/2019 dan Intan Irani, selaku koordinator PPI Dunia tahun 2016/2017.

Dalam sesi talkshow ini, Fadjar Mulya, koordinator PPI Dunia periode 2018/2019, menerapkan tentang bagaimana pentingnya menjadi seorang pemimpin sekaligus menjadi anggota dalam suatu kelembagaan atau organisasi. Intan Irani selaku Koordinator PPI Dunia Periode 2016/2017 membahas tentang 3 aspek yang dibutuhkan dalam berorganisasi yaitu skills, attitude, and knowledge.

Demi tercipta hubungan yang semakin harmonis, talkshow juga diselingi dengan diskusi santai dan sesi tanya jawab antara pembicara dengan para hadirin. Tidak hanya itu, tiap divisi juga memberikan penampilan yang diakhiri dengan pembagian hadiah. Pada penghujung acara, kegiatan ditutup dengan pidato penutupan oleh Ketua Umum PPI Malaysia 2018/2019 Muhammad Ammar Naufal dan perwakilan dari divisi kelembagaan. Dalam penutupan tersebut mereka menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah hadir dan berharap semua program-program kerja dari setiap divisi yang sudah dibahas bisa dijalankan dengan baik dan bersinergi satu sama lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *