PPI Brief no. 5 / 2019 : Masalah Sosial Pengungsi di Indonesia dan Pentingnya Ratifikasi Konvensi 1951

  •   
  •   

Pusat Kajian dan Gerakan (Pusgerak) PPI Dunia menerbitkan PPI Brief No. 5 (April 2019) yang membahas dampak sosial yang muncul dari fenomena global pengungsi dan pencari suaka dari sudut pandang legal, yaitu ratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967 terkait hak dan penangan pengungsi dan pencari suaka, serta sudut pandang sosial terkait peran profesional bidang pelayanan dan kesiapan menerima ‘saudara baru’ bagi masyarakat Indonesia.

Kehadiran para pengungsi di Indonesia kini berimplikasi pada terciptanya konflik sosial baru di tingkat grass root. Menurut Alamsyah, jika hal ini tidak mendapatkan perhatian serius dan penanganan secara komprehensif dari pemerintah Indonesia dan seluruh pihak terkait, lambat laun fenomena ini bisa merambat pada terganggunya stabilitas kehidupan di Indonesia.

Seiring dengan meningkatnya volume pengungsi dan pencari suaka yang masuk ke Indonesia, penulis yang juga mahasiswa pascasarjana di Nanjing University dan aktif di PPI Tiongkok mengakui pentingnya pemerintah Indonesia untuk meratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967 yang memiliki cakupan universal dalam perlindungan dan pembentukan standar minimum penanganan pengungsi.

Alamsyah juga menambahkan bahwa para profesional di bidang pelayanan kemanusiaan memainkan peran penting dalam proses rekonsiliasi individu pengungsi, pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tunggu, dan proses asimilasi ke masyarakat setempat.

PPI Brief ini diharapkan bisa memberikan gambaran terkait kondisi riil penanganan pengungsi di Indonesia dan memberikan usulan pada Kementerian/Lembaga terkait agar Indonesia punya acuan legal yang lebih kuat dalam memberikan perlakuan sesuai hak asasi manusia (HAM) yang dimiliki pengungsi dengan meratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967 dengan tetap mengingat status Indonesia yang masih berjuang mengentaskan angka kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran.

Policy-Briefs5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *