Surat Pernyataan PPI Dunia Menyikapi Hasil Pemilu 2019

  •   
  •   

HORMATI PROSES DEMOKRASI DAN ATURAN HUKUM, WUJUDKAN REKONSILIASI NASIONAL!


Proses Pemilihan Umum 2019 telah berlangsung secara aman, damai, dan lancar pada tanggal 17 April 2019. Pada tanggal 21 Mei 2019, Komisi Pemilihan Umum telah mengumumkan hasil Pemilihan Umum legistlatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019. Kendati ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, Pemilihan Umum telah berhasil memilih pemimpin dan wakil rakyat dengan legitimasi langsung dari seluruh penduduk Indonesia yang memiliki hak pilih dan menggunakannya.

Sebagai lembaga yang menaungi 56 PPI Negara dan mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang berada di luar negeri, PPI Dunia telah menegaskan komitmen untuk menjaga Pemilu secara aman, damai, dan demokratis. Secara hukum, UU No 7 tahun 2017 telah memberikan pedoman penyelenggaraan Pemilu yang jelas dan memberikan mandat kepada penyelenggara Pemilu untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Mekanisme tersebut harus dihormati agar proses Pemilu berjalan dengan baik dan semua pihak yang terlibat, baik dari penyelenggara, peserta, maupun pemilih mendapatkan kepastian hukum.

Komitmen untuk menjaga Pemilu yang langsung, umum, bebas, dan rahasia yang menjadi mandat UU No 7 tahun 2017 penting untuk dijaga demi menjadikan Pemilu yang aman dan damai di Indonesia. Oleh sebab itu, bentuk-bentuk ketidaksepakatan terhadap hasil Pemilu mestinya disampaikan dengan melalui proses-proses yang sah secara hukum. Pasal 474 UU Nomor 7 tahun 2017 telah menegaskan bahwa bentuk sengketa terkait hasil Pemilu harus diselesaikan secara konstitusional di Mahkamah Konstitusi, dan hendaknya semua pihak yang berkeberatan dengan hasil Pemilu melaksanakan hak konstitusional tersebut di lembaga yang berwenang, bukan melalui mobilisasi massa dengan merusak fasilitas umum.

PPI Dunia memandang bahwa banyak hal yang perlu diperbaiki dari jalannya Pemilu tahun ini, baik dari segi persiapan, pelaksanaan, maupun penghitungan suara. Namun demikian, perbaikan-perbaikan tersebut mestinya menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggaraan Pemilu di tahun 2024, dan bukan menjadi dasar untuk melakukan kekerasan atau perusakan fasilitas publik. Ke depan, perlu adanya perbaikan sistem kerja bagi penyelenggara Pemilu, transparansi dan modernisasi proses penghitungan suara, dan kedewasaan dalam berpolitik melalui jalur-jalur kelembagaan yang diakui secara hukum.

Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, Pemilu Indonesia selalu berada di bawah sorotan masyarakat internasional. Sehingga, penting bagi semua pihak untuk menghentikan segala bentuk tindak kekerasan. Sebagai warga negara Indonesia di luar negeri, pertanyaan tentang Pemilu seringkali muncul dari kolega, wartawan, hingga komunitas negara sahabat, sehingga penting bagi PPI Dunia untuk menyerukan Pemilu damai dan rekonsiliasi nasional untuk menjaga nama baik negara.

Terkait dengan hal tersebut, PPI Dunia menyatakan empat butir pernyataan sikap:

  1. Meminta semua pihak untuk mengakhiri bentuk-bentuk penggunaan kekerasan dalam bentuk apapun dalam merespons hasil Pemilihan Umum, dan menggunakan jalur konstitusional terkait dengan sengketa hasil Pemilu.
  2. Jika ada sengketa terkait dengan hasil resmi Pemilu, PPI Dunia mendorong proses penyelesaian secara konstitusional di Mahkamah Konstitusi, sebagaimana digariskan oleh Pasal 474 UU No 7 tahun 2017.
  3. Mendorong KPU untuk mengevaluasi Pelaksanaan Pemilu dengan memperbaiki sistem kerja bagi semua elemen penyelenggara, sistem penghitungan, maupun pelaksanaan Pemilu serentak dalam pelaksanaan Pemilu yang akan datang.
  4. Menyerukan kepada semua elit politik yang terlibat dalam proses Pemilu, baik di kubu Jokowi-Ma’ruf Amin, Prabowo-Sandiaga Uno, maupun semua peserta Pemilu lainnya untuk melakukan rekonsiliasi nasional dan mengutamakan masa depan bangsa di atas kepentingan politik.

Kami berharap Pemilu Indonesia, dengan tingkat partisipasi terbesar di dunia saat ini, bisa menjadi model bagi pembelajaran demokrasi bagi masyarakat Indonesia dan masyarakat Internasional pada umumnya.

SURAT-PERNYATAAN-PPID-MENYIKAPI-HASIL-PEMILU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *