PPI Brief no. 9 / 2019: Prospek Obat Tradisional di Indonesia dan Integrasinya dalam Sistem Kesehatan Nasional

  •   
  •   

Pusat Kajian Gerakan PPI Dunia menerbitkan Brief No. 9 (edisi Juni 2019) dengan judul “Prospek Obat Tradisional dan Integrasinya dalam Sistem Kesehatan Nasional” yang merupakan hasil kajian Komisi Kesehatan PPI Dunia 2018/19. Brief ini adalah rangkuman yang telah disempurnakan dari sesi webinar yang diselenggarakan sebelumnya (link: https://youtu.be/tGtSzOSQcfs)

Pengobatan tradisional seperti jamu sudah menjadi bagian budaya
Indonesia. Namun, berbagai upaya terkait pembuatan basis data bahan-bahan tumbuhan yang sudah dikenal sebagai obat serta saintifikasi dan uji kliniknya belum optimal mengingat potensi ekonomi dan kesehatan yang bisa dimanfaatkan dari sumber daya alam Indonesia yang kaya dan beragam.

Nova Syafni dan tim berargumen bahwa bahan-bahan alami juga berpotensi mengobati penyakit-penyakit yang terabaikan (neglected disease) yang biasanya terdapat di negara yang berkembang, seperti malaria, demam berdarah dengue, kusta, serta kaki gajah, dan mengurangi risiko efek samping obat ‘modern’ yang diresepkan dokter.

Melengkapi upaya dan dukungan pemerintah terkait izin usaha industri obat-obatan tradisional, pemerintah dirasa juga perlu mengambil beberapa langkah penting dalam mengintegrasikan obat tradisional dalam sistem kesehatan nasional, diantaranya dengan gencar mengenalkan obat tradisional kepada tenaga kesehatan, meningkatkan jumlah SDM profesional terkait produksi dan pelayanan terkait obat tradisional, dan integrasi obat tradisonal dalam BPJS.

Harapannya, hasil kajian ini dapat menjadi usulan dan bahan kajian lebih lanjut bagi pemerintah pusat dan kementerian terkait supaya Indonesia bisa mengoptimalkan potensi kekayaan alam, khususnya biodiversitas tanamannya, dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan terjangkau pada masyarakat yang sakit.

Policy-Briefs-No.-9-1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *