Diikuti 11 Negara, PPMI Mesir Sukses Adakan Wisuda Akbar Universitas Al-Azhar

CAIRO – Diikuti sebanyak 259 wisudawan dan wisudawati dari 11 negara serta dihadiri oleh lebih 1500 tamu dari Indonesia dan berbagai negara lainnya, Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir, sukses mengadakan Wisuda Akbar 2017 Universitas Al-Azhar Mesir di Al-Azhar Conference Center (ACC). Acara yang dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2017 ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Syeikh Dr. Muhammad Mahmud Abu Hasyim, perwakilan Grand Syeikh Al-Azhar, Syekh Ali Khalil dan guru-guru besar Al-Azhar Seperti Syeikh Jamal Faruq, Syeikh Fathi Hizazi, dan Syeikh Hisyam Kamil dan Duta Besar Indonesia serta beberapa duta besar negara tetangga.

Adapun negara-negara yang berpartisipasi dalam Wisuda Akbar ini adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Pakistan, Nepal, India, Chad, Kirzhistan, Turki, Bangladesh, dan Chad (Afrika).

Acara diawali dengan pembukaan presidium sidang yang langsung dibuka oleh Dr.Usman Syihab M.A selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo dilanjutkan dengan laporan-laporan perihal hasil dan kondisi yang diperoleh oleh peserta wisuda tahun ini.

Syekh Ali Khalil selaku yang bertugas menyampaikan pesan dan nasehat Al-Azhar menegaskan para wisudawan untuk selalu memegang teguh Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta mempertahankan Manhaj Al-Azhar, yaitu manhaj yang terdiri dari tiga pilar utama , yaitu Akidah ahlusunnah wal jama’ah (Al-Asy’ari dan Al-Maturidi), berpegang pada fiqih empat mazhab, dan tasawuf.

“Al-Azhar merupakan madrasah ahlusunnah wal jama’ah terbesar di dunia yang telah berusia ratusan tahun lamanya. Maka dari itu, sebagai Azhari hendaklah kita menyebarkan pemahaman Islam wasathiy (moderat) dan tasamuh (toleran) sebagaimana yang telah diajarkan dan telah menjadi ciri khas dari Al-Azhar sendiri. Sehingga kita para Azhari tidak akan menganut dan juga tidak akan menyebarkan ideologi ekstrim yang merupakan duri dalam daging bagi Islam itu sendiri,” tegas Syekh Ali Khalil dalam pidatonya.

Acara yang dipanitiai oleh 50 orang lebih Mahasiswa Indonesia Mesir ini memakan waktu 1 bulan untuk melakukan berbagai persiapan.

“Ini adalah acara paling sakral yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir), karena  menghadirkan guru-guru besar Al-Azhar, dan mengusung tugas menumbuhkan senyum di wajah seluruh wisudawan di akhir acara.” Tutur Jihad As-Surur selaku ketua panitia Acara Wisuda dan PPMI Awards 2017.

Prosesi wisuda berlangsung sejak pukul 09.30 CLT sampai dengan 14.00 CLT yang diselingi beberapa penampilan khas budaya Indonesia, seperti Angklung dan Rapae Geleng (Aceh).

“Visi dan misi kita untuk mengenalkan budaya dan kesenian bangsa Indonesia tergambar dalam acara ini. Banyaknya tamu dari negara lain menjadi kesempatan bagi kita untuk mengenalkan Indonesia. Oleh karena itu kita menampilkan seni budaya Angklung, tara Rapae-Geleng. Selain itu, pembawa acara, para petugas penerima tamu,  serta pembawa plakat, semuanya menggunakan pakaian adat Indonesia,” ujar Muhammad Kamal Ihsan, selaku koordinator Acara Wisuda dan PPMI Awards 2017.

Dalam sambutannya, Duta Besar Indonesia untuk Mesir, bapak Helmy Fauzi menegaskan bahwa tugas utama seluruh alumni Al-Azhar adalah menyebarkan dakwah Islam ke seluruh pelosok Indonesia dengan Manhaj dan metode Al-Azhar. “Indonesia menunggu kalian semua, ini adalah langkah awal, dan baru awal perjuangan, selamat untuk seluruh wisudawan-wisudawati.” tuturnya dalam sambutan yang diucapkan didepan lebih 1500 pengunjung.

Pangeran Arsyadul Haq, Presiden PPMI Mesir periode 2017-2018 sekaligus salah satu wisudawan dalam acara ini mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh wisudawan dari berbagai negara dan seluruh tamu yang sudah hadir setelah pembagian penghargaan PPMI Awards.

“Setiap pemuda dan pemudi Indonesia punya kewajiban membangun Indonesia dengan keahliannya masing-masing. Wisudawan dan wisudawati Universitas Al-Azhar diberikan bekal yang lebih pada bidang agama, maka mereka mempunyai kewajiban untuk membangun Indonesia dengan nilai spiritual dan pembentukan mental serta karakter agar Indonesia sebagai negara yang beragama tetap memiliki identitas dan tidak terpengaruh oleh ideologi lain yang tidak sesuai dengan nilai pancasila dan sila ketuhanan Yang Maha Esa. Maka wisudawan Universitas Al-Azhar, mari kita bangun Indonesia dengan bekal yang kita punya. Ini adalah momen terbaik untuk wisudawan guna memantapkan dan menguatkan jati diri sebagai duta bangsa.” tutur Presiden PPMI Mesir yang berasal dari Jakarta ini kepada seluruh wisudawan.

Kontributor:  Muhammad Kamal Ihsan

Editor: Altifani Rizky Hayyu

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: