Drama Ken Arok Mendapat Standing Ovation di Harbin, China

PPIT Harbin – Kelompok Mahasiswa Indonesia dan Internasional sukses menampilkan pertunjukan teater di Harin, China. Opera berdurasi selama 90 menit yang bertajuk “Ken-Arok, The Legend of Cursed Keris” ini tampil memukau sekitar 400 penonton yang memadati gedung Activity Center, Harbin Institute of Technology, China (20/5/17).

Pementasan Drama Ken Arok ini merupakan hasil karya mahasiswa-mahasiswa Indonesia dan dibantu mahasiswa asing yang berada di lingkungan Harbin, China. Sejak publikasi acara ini dilakukan, antusiasme penonton untuk menyaksikan opera ini terbilang sangat besar.

Para mahasiswa asal Indonesia dan mahasiswa asing (China, Rusia, dan Nigeria) berperan sebagai aktor berhasil memerankan setiap karakter yang dimainkan pada cerita kolosal ini. Alur cerita, koreografi, musik dan aktor berpadu menghasilkan pertujukan drama yang kontemporer dan elegan.

Seluruh aktor dan panitia acara berfoto bersama di atas panggung.

Persiapan acara sudah dilakukan sejak jauh hari sebelum pementasan diselenggarakan, seluruh panitia bekerja dari siang hingga malam selama persiapan akhir acara ini dilakukan. Hasilnya, kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dari awal hingga akhir.

Setelah pementasan opera berakhir, seluruh aktor dan panitia acara berfoto di atas panggung pementasan untuk mengabadikan momen tersesbut.

Pementasan Drama Ken Arok ini merupakan hasil karya mahasiswa-mahasiswa Indonesia dan dibantu mahasiswa asing yang berada di Harbin, China.

Penonton yang menyaksikan acara pementasan opera ini memberikan kesan yang sangat baik terhadap para pemeran. Pada drama yang merupakan salah satu salah cerita rakyat di Nusantara ini.

Salah satu adegan di atas panggung.

It’s really great! ujar Linna (25 tahun) salah seorang penonton asal Thailand setelah festival ini. Bahkan, kelompok sosial asal China, mengaku sangat terinspirasi dengan penampilan malam itu.

Pada rangkaian Festival Budaya tahun ini, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) Harbin juga menyelenggarakan pameran produk, budaya dan seni Indonesia. Pasca acara teater, antuasiame penonton masih terus berlanjut ke ruang eksibisi untuk mengunjungi stan pakaian tradisional dan kuliner Nusantara.

Penyerahan cinderamata.

Joshua Mulyanto (Ketua PPIT Harbin) sekaligus sebagai salah satu aktor utama pada opera tersebut, mengaku amat bangga dengan sambutan yang diberikan oleh masyarakat internasional terhadap Festival Budaya Indonesia tahun ini.

“Saya bangga dengan semua teman-teman panitia yang sudah bekerja keras sehingga acara ini bisa terselenggara dengan baik, mulai dari tim drama, exhibition serta sie-sie lain yang mendukung berlangsungnya acara.” Ketua PPIT berharap agar ke depan, kami semua bisa terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas diri, kekompakan, kekeluargaan sehingga acara PPIT bisa lebih baik lagi.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh PPIT Harbin dan didukung Rumah Budaya, salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, KBRI Beijing, serta civitas akademika di Harbin.

Pada tahun lalu, para mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam PPIT cabang Harbin juga menggelar Opera Roro Jonggrang di tempat yang sama dan berlangsung sukses. Selain itu, suksesnya kegiatan ini juga didukung oleh Rumah Budaya, salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, dan civitas akademika di Harbin.

Tahun depan, PPIT Harbin berharap bisa menyelenggarakan acara yang lebih bagus dan dahsyat dengan tema yang berbeda.

Bravo PPIT..

(Red, PPIT Harbin/Ed, F)

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: