Hasil Diskusi: Rahasia Keceriaan Masyarakat Filipina bersama RRI Pro3

Kehidupan yang aman bagi suatu komunitas masyarakat merupakan hal yang sangat diperlukan dalam bernegara. Tingkat keceriaan dan keamanan tersebut dapat diukur melalui hubungan antara pemerintah dan masyarakatnya. Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa pemerintah merupakan salah satu faktor utama yang menunjang keceriaan dan keamanan masyarakat.

Pada hari Ahad,  18 September 2016 lalu RRI Pro3 dalam siaran Kampung Halamannya mengadakan interviu bersama Hidayatullah Negarawan El Islami, salah seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh kuliah jurusan Bisnis Administrasi di University of the Immaculate Conception, Filipina. Topik yang dibincangkan seputar “Rahasia Keceriaan Masyarakat Filipina”.

“Selamat datang di kota teraman di dunia”. Sebuah ungkapan yang dikemukakan oleh presiden Filipina, Rodgrigo Duterte yang sebelumnya sempat menjabat sebagai walikota Davao City, Filipina. Beliau telah membuat kebijakan-kebijakan yang tegas dalam menanggulangi kriminalitas. Hidayat merasakan reaksi positif dari masyarakat Filipina atas kebijakan tersebut. “Melihat Duterte memimpin, semenjak menjadi walikota Davao hingga presiden Filipina, beliau menerapkan cara yang sama. Bedanya adalah sekarang kebijakannya lebih meluas dan ekstrem. Semasa Duterte menjadi walikota, masyarakat justru tidak ada yang mengecam sebab kebijakannya sangat protect terhadap kriminal,” jelas Hidayat.

Salah satu tindak kriminal utama yang dibasmi secara keras adalah Narkotika. Tidak tanggung-tanggung, pemberantasannya dilakukan dengan cara menghukum mati para krimiminalis dalam kejahatan di atas. Tentunya, kebijakan ini tidak lepas dari kritik dan ketidaksetujuan pihak luar. “Mayoritas masyarakat Filipina setuju. Walaupun agak ekstrem, negara ini dapat terlindungi dari narkoba. Sebagai bukti, presiden Filipina telah memecat enam jenderal yang telah membacking para pengedar narkoba dan juga beberapa Mayor. Selain itu, ada sekitar 700 ribu orang yang menyerahkan diri,” jelasnya.

“Angka kriminalitas menurun drastis. Masyarakat Duterte akan berpikir dua kali melakukan sebelum aksi kriminal saking takutnya,” tambah Hidayat saat ditanya soal dampak yang terjadi pada masyarakat atas kebijakan tegas tersebut.

Mewujudkan suatu negara yang aman dibarengi dengan keceriaan  dari masyarakat tidaklah mudah. Apalagi di era globalisasi ini,  tindak kejahatan menyelinap di antara para pejabat dan masyarakat. Selain itu, sistem teknologi dan informasi yang canggih juga dapat memberi kemudahan dalam melakukan tindak kriminal. Maka, keamanan masyarakat berada pada prioritas pertama bagi pemerintah. (AD/AA)

img-20160921-wa0002

 

Anugrah Abiyyu

Buat sejarah atau jadi sejarah! LC2019

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: