HISAS-14 “Ideas Sharing and Implementation for a Better Indonesia”

Mengangkat tema “Indonesian Sustainable Development Goal”, Hokkaido Indonesian Student Association Scientific Meeting-14 (HISAS-14) berlangsung sukses dan lancar. Acara yang didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo dan disponsori oleh Konsulat Kehormatan Indonesia di Sapporo (Hokkaido Gas), Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Bank Indonesia, dan Iteha ini diadakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 18-19 Maret 2017 di Hokkaido University, Jepang.

Agenda tahunan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Hokkaido, Jepang ini mendapat sambutan sangat baik, dilihat dari ratusan jumlah abstrak yang masuk dari berbagai universitas dan institusi pemerintahan di Indonesia dan Jepang.

Ada beberapa tahapan sebelum acara digelar. Yakni berupa seleksi oleh para reviewer terhadap penelitian yang berupa tulisan yang dikirimkan oleh peserta sejak bulan November 2016 hingga Maret 2017. Tim reviewer untuk penyeleksian ini terdiri atas mahasiswa Indonesia program doktor dan master yang sedang belajar di Hokkaido University. Pada akhirnya didapatkan 52 tulisan yang lulus seleksi dan berhak untuk dipresentasikan secara oral pada acara ini.

Hari pertama pelaksanaan HISAS-14, dilakukan sesi pembukaan acara dengan beberapa pidato opening yang disampaikan oleh perwakilan Hokkaido University, Prof. Michel La Fay, dan juga Hokkaido Gas, Mr. Hiroshi Yamamoto. Acara secara resmi dibuka oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo, Dr. Ben Perkasa Drajat. Sesi pembukaan menjadi meriah dengan penampilan tarian daerah Indonesia asal Bali oleh PPI Hokkaido, Ita Trisnawati.

Hokkaido Indonesian Student Association Scientific Meeting-14 (HISAS-14) berlangsung sukses dan lancar selama dua hari, di Hokkaido University.

Sebelum memasuki sesi acara inti, yaitu presentasi dari para peserta, acara dimulai dengan lecture oleh dua orang invited speaker, yakni  Dr. Marie Stefanie dari Fakultas Pertanian Hokkaido University dan Dr. Shuji Tamumura dari Horonobe Japan Research Institute of the Subsurface Environment. Informasi yang diberikanoleh para invited speaker sangat menarik perhatian semua peserta, ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan dari para peserta.

Selanjutnya acara inti diisi dengan presentasi dan diskusi. Acara yang diikuti oleh 114 peserta ini dibagi menjadi lima cluster, yaitu Health & Life Sciences, Innovation & Technology, Agrotechnology, Sustainable Environment & Renewable Energy dan Social & Human Sciences. Presentasi dan diskusi dari lima cluster tersebut dilakukan pada lima ruangan berbeda. Presentasi dan diskusi dipimpin oleh moderator yang berasal dari kalangan mahasiswa doktor dan staff peneliti yang sedang menempuh studi dan bekerja di Hokkaido University. Saat diskusi berlansung, para panelis yang juga berasal dari kalangan mahasiswa doktor melakukan penilaian untuk mendapatkan performance presentasi terbaik setiap panel. Adapun untuk menentukan penulisan hasil penelitian terbaik di setiap kelompok dilakukan sebelum acara dimulai, sehingga ada dua kategori yang dinilai untuk tiap kelompoknya.

“Hampir seluruh peserta HISAS-14 berasal dari mahasiswa strata satu (S-1). Pemberian penghargaan kepada para peserta akan sangat baik sekali karena dapat menambah motivasi peserta dalam menggeluti dunia riset. Sehingga harapannya kelak di masa depan nanti peserta senang dan dapat berkontribusi kepada Indonesia khususnya dalam bidang penelitian,” terang Wira Eka Putra, ketua reviewer HISAS-14.

Pada sore hari, setelah sesi presentasi dan diskusi selesai, saatnya agenda tahunan bernama Sharing with Senpai dilaksanakan. Tahun ini menjadi menarik, karena pada HISAS tahun ini, panitia mengundang salah satu aktivis hak asasi manusia di Indonesia yang sedang menjadi visiting researcher di Jepang, Bambang Widjajanto. Selain menjelaskan penelitian yang sedang dan pernah dilakukannya, beliau juga memotivasi para peserta untuk terus menjadi peneliti yang baik dan bermanfaat bagi Indonesia nantinya.

Salah satu Learning Trip yang diikuti peserta HISAS-14.

Di hari kedua HISAS-14 peserta mengikuti sesi Learning Trip di beberapa tempat seperti Hokkaido Disaster Prevention Center, Sapporo TV Tower, Odori Park, dan Former Hokkaido Government Building. Diarahkan oleh beberapa group leader, para peserta cukup antusias untuk mengikuti sesi ini. Hampir seluruh peserta baru pertama kali merasakan teraturnya moda transportasi di Jepang dan baiknya sistem pencegahan dan penanggulangan bencana negeri sakura.

Dalam pidato penutupnya kepada peserta, Minggu (19/3/2017) ketua penyelenggara HISAS-14, Givo Alsepan, memberi apresiasi tinggi kepada semua peserta dari berbagai multidisiplin. “Kami berharap dengan penyelenggaraan konferensi internasional memberikan wadah peserta dalam berbagi ide dan ke depan bisa diimplementasikan di tanah air”, tutupnya.

(Red,  Ihsan Naufal. M/Ed, F)

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: