HPMI Yordania Ikuti Diskusi “ASEAN and Middle East: Future Relation” 

JORDAN – Perwakilan Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPMI) Jordan mendapat kesempatan untuk hadir dalam Kuliah Umum ASEAN bertajuk “ASEAN and The Middle East: Trajectories for future relations” yang digelar oleh The Committee of The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), Jordan Institute of Diplomacy (JID) dan Kementerian Luar Negeri Jordan pada Selasa (21/10/2017). Acara yang diadakan di Jordan Institute of Diplomacy, Amman itu dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan para diplomat, pejabat pemerintahan, pebisnis, praktisi dan pelajar.

Acara dibuka dengan sambutan dari Andy Rachmianto selaku Duta Besar RI untuk Yordania dan Palestina. Kuliah umum yang disampaikan oleh eksekutif direktur Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta dan pakar politik dari Indonesia, Dr. Philip Jusario Vermonte itu dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Lina Arafat, Direktur Jordan Institute of Diplomacy.

Dalam paparannya, Philip menekankan tiga hal yaitu: politik dan keamanan; ekonomi dan perdagangan; dan hubungan persahabatan. Ia mengawali dengan memaparkan berbagai modal kesamaan yang dimiliki antara regional Asia Tenggara (ASEAN) dan Timur Tengah (Middle East). Pertama, sama-sama beranggotakan negara-negara berkembang yang punya orientasi untuk memajukan negaranya. Kedua, persamaan agama sehingga bisa saling tukar pikiran dalam pengelolaan hubungan antar umat beragama. Ketiga, kebutuhan akan keamanan dalam negeri dan regional dalam menciptakan kedamaian dan dalam menghadapi radikalisme yang sedang berkembang di wilayah regional masing-masing. Terakhir, pertukaran budaya dan perdagangan yang seharusnya memudahkan interaksi antar individu di kedua regional untuk penguatan hubungan persahabatan.

Dalam aspek politik dan keamanan, beberapa hal menjadi poin utama kesamaan antara ASEAN dengan Timur Tengah. Salah satunya ialah penerapan sistem demokrasi dalam pemerintahan negara. Selain itu, telah terbentuk kerjasama bidang industri pertahanan dan keamanan dalam pengadaan alat-alat perlengkapan dan perbaikan kecanggihannya di antara anggota ASEAN dengan negara-negara Timur Tengah. Yang berikutnya perang melawan terorisme, telah terjalin kerjasama dalam bidang pemberantasan terorisme yang dilakukan antar dua negara. Singapura dengan Yordania, Malaysia dengan Turki berkolaborasi dalam perlawanan terhadap terorisme, sementara Indonesia dengan Yordania dalam hal tukar-menukar informasi intelijen dan program deradikalisasi.

“It is known that countries in both regions have established a various of cooperations related to security and the fight against terrorism,” kata Philip ketika memaparkan kerjasama antar region dalam bidang keamanan politik. “Such as the exchange of defence equipment and expertise, information and intelligence sharing, interfaith dialogues, and many more,” tambahnya.

Di sisi ekonomi, Philip menerangkan bahwa tercatat telah lama terbentuk beberapa kerjasama dan perdagangan yang berlangsung antar ASEAN dengan Gulf Cooperation Council dan ASEAN dengan Liga Arab dalam berbagai komoditi perdagangan dan paling utama terkait minyak bumi. Selain itu, tercatat di tahun 2015, negara Timur Tengah yang melakukan hubungan perdagangan dengan ASEAN paling banyak adalah UAE, Saudi Arabia, Qatar, Turki dan Kuwait. Sedangkan untuk ASEAN dengan Jordan, Indoesia yang paling besar, kemudian Thailand, Malaysia dan Singapura.

Dalam segi persahabatan antar regional, bisa saling bertukar pikiran dan budaya antar pemuda atau mahasiswa dengan mengadakan program tukar pelajar. Dalam hal ini, Indoensia salah satu negara ASEAN yang beberapa tahun ke depan akan mendapatkan bonus demografi. Usia produktif (antara 16–45 tahun) lebih banyak dari jumlah populasi penduduk Indonesia dan saat ini sedang mempersiapkan untuk menuju Kebangkitan Indonesia. Duta Besar Andy Rachmianto tidak lupa menyebutkan bahwa Indonesia sebagai bagian dari ASEAN terus membersamai Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Sebagai tambahan, Andy juga menjelaskan genosida yang terjadi di Rohingya sebagai isu penting ASEAN yang masih terus membutuhkan perhatian dan bantuan kemanusiaan dari berbagai negara. Tercatat di tahun 2015, Jordan membawa angin segar dalam persahabatan antara Jordan dengan ASEAN dan menugaskan duta besarnya untuk negara-negara ASEAN. Mesir dan Maroko juga telah melakukan kerjasama dan menjalin hubungan persahabatan dengan negara-negara anggota ASEAN dan selalu mempromosikan hubungan persahabatan dan kerjasama yang penuh kedamaian selamanya.

 

Pelajaran dari ASEAN untuk Timur Tengah

Dalam masalah blok regional, negara-negara Timur Tengah cenderung untuk menerapkan model regionalisasi seperti Uni Eropa, jika telah berkembang secara signifikan. Model tersebut terutama GCC yang telah tercapai kesepakatan besar pada tingkat kesatuan budaya yang diimplementasikan sejak 2015. Kerja sama ASEAN telah dipandu oleh prinsip kesetaraan dan tidak mengintervensi, kooperatif dalam keamanan dan tidak menggunakan kekerasan. ASEAN sering menekankan pencegahan konflik dan bukan mengedepankan militer, sehingga menghasilkan lingkungan yang damai. Piagam ASEAN pada tahun 2008 memproklamasikan “People Oriented” karena pendekatan itu untuk mengejar dan memperdalam regionalisme di Asia Tenggara. Visi ASEAN 2025 membangun sebuah dasar untuk tujuan akhir dalam menciptakan masyarakat ASEAN yang berpusat pada komunitas masyarakat ASEAN (ASEAN Community). ASEAN memiliki masyarakat sipil yang berbasis di setiap negara-negara anggota dengan bangga menggunakan simbol negara “ASEAN”. Ada semakin banyak acara dan aktivitas publik yang mengutip status  tersebut, misalnya forum pemuda ASEAN.

Pada pukul 12.00, acara ditutup setelah sesi tanya jawab selesai kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan menyantap sajian khas Asia Tenggara dari Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina.**

 

Pengirim: Miftah Nafid Firdaus

MA Candidate in Islamic Economic and Banking

Yarmouk University, Jordan

 

Editor: Kartika Restu Susilo

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: