JK Cepat Tanggap Hadapi Masalah Pelajar Indonesia di Turki

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, terutama Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla, atas langkah cepatnya membantu menyelesaikan sejumlah persoalan pelajar Indonesia di Turki. Hal ini termasuk penjaminan kelangsungan beasiswa dan pendidikan para pelajar yang terputus beasiswanya melalui kementrian terkait.

Pada hari Jumat (8/9) ini pun kembali tersiar sebuah kabar gembira. Pasalnya, seorang mahasiswa Indonesia di Middle East Technical University asal Kalimantan dengan inisial SI, yang ditangkap pada 26 Agustus lalu, telah dibebaskan oleh otoritas Turki di Ankara.

Sementara pada hari Minggu (4/9) kemarin, Ketua PPI Turki, Azwir Nazar, menghadap Bapak Wakil Presiden dan menyampaikan sejumlah persoalan pelajar di Turki. Azwir juga berharap dapat memperoleh solusi atau langkah cepat dan tepat menyelesaikan sejumlah persoalan Pelajar disana.

Terdapat tiga hal pokok bahasan yang disampaikan Ketua PPI Turki di hadapan Wakil Presiden.

Pertama, untuk kelanjutan beasiswa, diharapkan Pemerintah Republik Indonesia dapat menjamin beasiswa teman teman pelajar yang sedang bermasalah. Bahkan bila memungkinkan agar dapat dibantu dengan skema beasiswa LPDP (Kementerian Keuangan). Hal ini diwhatsapp-image-2016-09-09-at-14-15-33tujukan agar semua anak bangsa yang sedang menempuh studi di Turki dapat belajar dengan tenang. Bagaimanapun juga, mereka adalah tunas bangsa Indonesia.

Kedua, dalam masa transisi ini, atau sekitar tiga hingga enam bulan kedepan, mahasiswa Indonesia di Turki memerlukan bantuan semacam dana emergency untuk keperluan pindah rumah akibat rumah lama ditutup. Sementara semester baru sudah akan dimulai akhir September ini.

Ketiga, mengenai masih adanya dua lagi mahasiswa Indonesia, yaitu pelajar berinisial HL, di kota Gaziantep yang ditangkap 3 Juni lalu, dan mahasiswa berinisial SI, yang ditangkap otoritas Turki pada 26 Agustus 2016 di Ankara.

“Alhamdulillah Pak JK memenuhi janjinya dalam memproses aduan dengan cepat, layaknya anak kepada bapaknya, dengan cara memerintahkan kementerian terkait untuk menindaklanjuti aduan yang kami sampaikan,” ujar alumni Komunikasi Politik UI tersebut.

“Kemarin sudah ada statement dari Pak Menristekdikti di kantor Wapres dan hari ini juga ada satu teman kita yang ditangkap telah dibebaskan”.

Ungkapan syukur dan terima kasih pun layak disematkan kepada semua pihak yang ikut andil, termasuk yang senantiasa mendoakan para pelajar Indonesia di Turki. (Ridwan)

 

Jakarta, 9 September 2016
Pengurus PPI Turki

Azwir Nazar (Ketua Umum)
Ongky Duta Pratama (Sekretaris Umum).

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: