Kemeriahan Malam Budaya Indonesia Di Waseda University

Tokyo, 20 April 2017, PPI Waseda menyelenggarakan malam budaya Indonesia yang dipadati kalangan ekspatriat dan juga masyarakat Indonesia yang tinggal di Tokyo.

Berlokasi di Okuma Garden Hall, Waseda University yang bertempat di pusat kota Tokyo, acara Indonesian Culture Night berlangsung dengan meriah dengan antusiasme masyarakat asing maupun Indonesia pada hari rabu (20/4/2017) malam. Acara yang dimulai pada pukul 18.00 sore waktu setempat tersebut menampilkan acara bernuansa Indonesia 100 persen, dimana diantaranya yaitu menampilkan pertunjukan seni tari dan peragaan busana.

Seakan-akan baru menginjakkan kaki di tanah air, para hadirin disambut dengan Tari Panyembrama yang merupakan tarian selamat datang dari Pulau Dewata. Tarian ini ditampilkan oleh murid-murid dari Tokyo University of Foreign Studies (TUFS). Terlihat penghayatan dari para penari yang membuat para hadirin terkesima dengan penampilan yang teramat apik. Selain Tari Panyembrama, para murid dari TUFS juga menghadirkan salah satu tarian populer dari Sulawesi Selatan, yakni Tari Kipas.

 

Tari Panyembrama sebagai pembuka acara

Selain dari TUFS, hadir juga murid-murid dari Kanda University of International Studies (KUIS) dan juga Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT) yang ikut berpartisipasi untuk memeriahan acara yang berlangsung sekitar satu jam setengah tersebut. Tari Pendet diperagakan oleh murid-murid dari KUIS dengan rapi dan memperoleh tepuk tangan yang meriah. Tidak kalah dengan performance sebelumnya murid-murid dari SRIT juga membuat penonton terkesima dengan penampilan musik angklung. Acara semakin menarik ketika setelah pertunjukan angklung para penonton dipersilahkan untuk mencoba alat musik tersebut. Tari Saman dari aceh merupakan performance berikutnya dari murid-murid SRIT. Tari Saman menjadi primadona dari acara ini karena koordinasi antar penari yang tertata dengan luar biasa baik mampu menyihir para hadirin yang menyaksikannya dimana ruangan menjadi sangat riuh dipenuhi tepuk tangan yang tiada henti selama pertunjukan.

Tak ketinggalan, anggota PPI Waseda juga ikut unjuk gigi dalam acara ini. Menampilkan peragaan busana, para penampil menyajikan pakaian adat dari daerah seperti Sumatera Barat dan juga Sulawesi Selatan. Para hadirin yang dipenuhi ekspatriat tiada henti memotret para peraga yang bergerak sesuai dengan musik yang mengalun. Ada juga penampilan akustik yang memanjakan telinga pendengar dari lagu-lagu populer seperti lagu-lagu JKT48 yang digubah sedemikan rupa, hingga lagu-lagu lawas dari Kla Project dan lagu berbahasa Sunda, Manuk Dadali.

Penonton yang memadati Okuma Garden Hall

“Lewat acara ini, saya ingin menekanan pentingnya mempromosikan budaya Indonesia ke negara lain”, ujar ketua PPI Waseda, Sigit Candra Wiranata Kusuma. Sigit, yang menjabat ketua PPI Waseda untuk periode kedua, mengagendakan acara-acara besar seperti ini setiap tahun sebagai ajang promosi budaya Indonesia di negeri sakura. Jumlah hadirin yang melebihi kapasitas kursi menunjukkan tingginya antusiasme masayarakat terhadap budaya Indonesia. Untuk kedepannya, semoga budaya Indonesia dapat lebih dikenal di kalangan masyarakat Jepang lewat acara-acara yang diselenggarakan oleh organisasi mahasiswa seperti ini.

 

Red, Theodorus Alvin/Ed, AASN)

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: