Kesejahteraan Pekerja Indonesia Harus ditingkatkan

Hari Pekerja Indonesia mulai diperingati setiap tanggal 20 Februari dengan dikeluarkannya Keppres Nomor 9 Tahun 1991 tentang Hari Pekerja Indonesia. Dalam kesempatan ini, PPI menghadirkan, Juniar Laraswanda Umagapi (MA Political Analysis and Public Policy di National Research University Higher School of Economics, Russia) dan Rio Augusto Gunawan (ELP di Cascadia College, USA), masing-masing dalam program RRI Voice of Indonesia Youth Forum dan Kami Yang Muda pada tanggal 20 Februari 2017.

Dalam program Youth Forum, Juniar berkata bahwa “hari pekerja biasanya erat kaitannya dengan demonstrasi yang dilakukan. Memang kesenjangan antara penghasilan seorang buruh kerap kali tidak dapat memenuhi tingginya harga barang yang terdapat di pasaran. Salah satu hal yang diperhatikan adalah dana pensiun dan kesehatan. Hendaknya perusahaan mengikutkan pekerja dalam program kesehatan, seperti BPJS, tanpa mengurangi gaji yang mereka terima.”

“Pekerja wanita menjadi salah satu sorotan dalam jaminan kesejahteraannya. Mereka berhak mendapat cuti pada kehamilan seperti 3 bulan dan seharusnya mendapat gaji yang penuh. Untuk cuti menstruasi, memang masih kontroversial karena tidak terlalu penting,” lanjut mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan di Rusia tersebut.

Dalam program Kami Yang Muda, Rio mengatakan, “gaji adalah masalah utama yang menjadi sorotan bahasan antara para pekerja, terutama dalam Hari Pekerja. Batasan gaji minimum masih kurang dan tidak dapat mengimbangi inflasi harga sandang dan pangan yang terus naik.”

“Juga perlu diperhatikan mengenai nasib pekerja Indonesia yang berada di luar negeri. Mereka kerap kali kurang diperhatikan oleh pemerintah dalam hal kesejahteraannya,” ujar mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Amerika Serikat tersebut.

Menurut Wanda dan Rio, harapan ke depan adalah perusahaan lebih memperhatikan hak yang seharusnya diterima oleh para pekerja. Pemerintah diharapkan juga lebih memperhatikan kelayakan dalam pembayaran dan hak pekerja. Pemuda diharapkan lebih berani dalam memulai usaha baru dan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas.

 

(CA/F)

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: