Menggapai Impian di Negeri Sahara: Kolaborasi Apik antara PPI Dunia dan (HIMAPRO) Bahasa dan Sastra Arab UINSA

Surabaya, 25 November 2016. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRO) Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Ampel Surabaya dan tim Festival Luar Negeri (FLN) PPI Dunia mengadakan seminar dan expo Beasiswa Timur Tengah dan Studi Islam di Gedung Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya. Empat ratus peserta dari berbagai sekolah dan kampus di Indonesia menghadiri acara yang bertemakan  “Menggapai Impian di Negeri Sahara; How to Get Middle East and Islamic Studies Scholarship” ini.

Pada seminar ini, narasumber dari PPI Dunia diwakilkan oleh Muhammad Mubasysyir Munir, B.Ed., Dipl. TASOL. (alumni PPMII Arab saudi), Ovindra El Rachmalisa (PPI UK), dan Radyum Ikono (Founder Sahabat Beasiswa dan Alumni PPI Jepang). Tidak hanya seminar, dalam acara ini terdapat juga expo beasiswa yang diisi oleh Sahabat Beasiswa, LPDP, Inspira, UICCI Sulaimaniyah, Mumtaza Center, PPI Sudan, PPI Lebanon, PPI Pakistan, PPI Yaman, dan PPI Yordania.

 

dsc02598
Salah satu stand di acara seminar dan expo Beasiswa Timur Tengah dan Studi Islam di Gedung Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya
Ketika tim Festival Luar Negeri (FLN) PPI Dunia bertanya mengenai kesan yang dirasakan kepada salah satu narasumber, Muhammad Mubasysyir Munir, beliau mengatakan bahwa acara seminar seperti ini perlu diperbanyak. Karena hal ini merupakan salah satu wujud peduli PPI Dunia dalam pendidikan nasional.

Ketika ditanyakan hal yang paling berkesan dalam kegiatan ini, beliau menjawab:

“Kaget… karena masih banyak anak-anak yang bermimpi untuk bisa belajar lanjut ke luar negeri”

Pemuda yang pernah menjadi humas PPMI Riyadh periode 2013-2015 ini melanjutkan pernyataannya:

“Dalam kegiatan seminar ini, ada peserta yang menanyakan tentang kesibukan dunia kuliah di Arab Saudi. Saat itu saya menjawab bahwa kuliah di Arab saudi sama saja dengan di Indonesia, yang berbeda adalah lingkungan dan biaya kuliahnya yang jelas”

Tim FLN pun kembali bertanya, mengapa mahasiswa Indonesia lebih baik mencoba berkuliah di Arab Saudi?

Mubasysyir berkata, “Sebagai wahana untuk bertukar budaya, di sisi lain Indonesia memerlukan pakar dalam Islamic Science”.

dsc_0568
Penyelenggara seminar dan expo Beasiswa Timur Tengah dan Studi Islam di Gedung Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya

Tim FLN PPI Dunia pun tak tertinggal untuk mewawancarai Radyum Ikono, atau akrab disapa sebagai Mas Ikono. Banyak hal yang menarik dari mas Ikono, salah satunya adalah tentang pilihan beliau untuk langsung kembali berkarir di Indonesia. Ketika tim FLN PPI Dunia menanyakan alasan pilihan untuk kembali ke Indonesia kepada Alumni PPI Jepang ini, beliau menjawab:

“Saya ingin melakukan kontribusi yang lebih berimpak langsung. Di luar negeri tentunya juga bisa, tapi biarlah saya ingin mencoba pilihan yang ini”.

Lalu ketika ditanyakan mengapa tertarik dalam kegiatan seminar dan expo ini, beliau berkata:

“Saya tertarik untuk menjadi berbicara karena ingin berbagi dengan adik-adik. Kalau memang ada manfaatnya, alhamdulillah.”

“Belajar yang giat dan networking seluas-luasnya,” pesan mas Ikono untuk sahabat semuanya.

(dilla/NZ)

 

Tim Festival Luar Negeri PPI Dunia

#FLNNOVEMBER2015

Galeri Kegiatan:

This slideshow requires JavaScript.

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: