Panduan Wisata Gurun Sahara

Jika ingin merasakan sensasi liburan di padang pasir dengan budget yang pas di kantong, Sahara atau padang pasir di Maroko adalah destinasi yang tepat. Wisata Gurun Sahara merupakan wisata yang paling dikenal di Maroko, hingga ada ungkapan seperti ini, “Jika belum mengunjungi Sahara, berarti belum sampai di Maroko”; karena memang untuk sampai ke sana tidak mengeluarkan banyak biaya walaupun harus menempuh perjalanan yang lumayan panjang. Yang paling tidak kalah penting adalah suguhan pemandangan eksotis dari refleksi warna gurun yang keemasan, apalagi jika ditambah kombinasi warna sunset yang seakan semakin sempurna.

Merzouga adalah kota yang paling dekat dengan Sahara di Maroko, berada di bagian utara dan cukup jauh dari kota-kota besar seperti Rabat, Casablanca, Fez, dan Tager. Di antara kota-kota tersebut, yang paling dekat dengan Merzouga adalah Marakesh. 

Untuk menuju Sahara memang tidak sulit, tapi juga tidak mudah. Karena transportasi yang tersedia tidak banyak, maka sebagian besar pelancong lebih memilih menggunakan jasa agen perjalanan untuk menikmati Sahara karena harga paket-paket yang ditawarkan juga relatif terjangkau.

Para agen perjalanan di Marakesh paling banyak menawarkan paket perjalanan ke Sahara dibanding kota-kota lainnya, seperti di kota Fes, karena jarak dari Marakesh ke Merzouga dan Sahara memang lebih dekat dan mudah. Juga, karena Marakesh dikenal sebagai pusat kota para turis di Maroko.

Harga paket yang ditawarkan oleh para agen perjalan ke Sahara juga tidak jauh berbeda; untuk paket perjalanan 3 hari 2 malam, harga yang ditawarkan berkisar 850-950 dirham atau setara dengan sekitar 1-1,3 juta rupiah. Jika tidak memiliki banyak waktu, bisa juga memilih untuk mengikuti paket perjalanan 2 hari 1 malam dengan harga yang lebih murah. Harga yang ditawarkan sekitar 650-750 dirham atau setara dengan 800,000 hingga 1 juta rupiah.

Jika memilih perjalanan dengan menggunakan transportasi publik, maka bisa menggunakan bus atau minibus yang memakan waktu sekitar 10-12 jam untuk sampai ke pinggiran kota Merzouga. Setelah itu, turis harus menunggang unta menuju Sahara. Bus yang memiliki rute langsung dari Marakesh ke Merzouga adalah bus Supratour, yang merupakan cabang dari perusahaan kereta api ONCF, dimana jadwal keberangkatan yang tersedia adalah pada pukul 08:00 pagi. Namun, kekurangan menggunakan transportasi ini adalah terlewatinya banyak tempat indah yang layak untuk dikunjungi di sepanjang perjalanan. Informasi lebih lanjut mengenai bus Supratour dan pembelian tiket bisa dicek di supratours.ma.

Opsi kedua dari menggunakan transportasi publik jika ingin mendapatkan sensasi backpacker dan tidak ingin kelewatan tempat-tempat menarik lainnya bisa memakan waktu lebih lama, sekitar enam hari. Rinciannya sebagai berikut:

Suasana kota Ouarzazate

Hari pertama mengambil bus siang hari menuju Ouarzazate agar bisa menikmati makan malam di pusat kota Ouarzazate. Jadi, turis bisa menikmati pagi hari dengan berkeliling di kota Marakesh atau sekedar duduk menikmati secangkir kopi dan beberapa makanan ringan di sebuah kafe.

Selanjutnya, di hari kedua, turis dapat bangun di pagi hari untuk mengunjungi Ait Benhaddou yang merupakan studio shooting film-film Hollywood. Perjalanan ke  Ait Benhaddou dari Ouarzazate memakan waktu 30 menit menggunakan grand taxi dengan ongkos sekitar 250 dirham, setara dengan 360,000 rupiah, atau bisa juga dengan berbagi tumpangan dengan warga lokal dengan ongkos yang jauh lebih murah, sekitar 20 dirham, atau setara dengan 29,000 rupiah. Setelah itu, turis bisa singgah di Atlas Studio saat kembali ke Ouarzazate dengan biaya taxi tambahan sekitar 100 dirham, setara dengan 144,000 rupiah. Turis juga dapat menghabiskan sore hari untuk singgah di Kasbah Taourirt dan mengunjungi Cinema Museum.

Pada hari ketiga, turis bisa mengambil bus CTM pukul 11:45 (jadwal bus CTM bisa dicek di ctm.ma) menuju Boumalene Dades dengan ongkos 40 dirham atau setara dengan 58,000 rupiah, kemudian berpindah ke minibus menuju Dades Gorge, bagi penyuka hiking, dan check in di hotel sekitar pukul 15:00 (yang bisa dicari melalui Booking.com). Selanjutnya, turis dapat menikmati secangkir teh Maroko yang khas atau mengeksplor daerah sekitar di malam hari.

Teman-teman PPI Maroko di Dedes Gorge

Hari keempat, turis bisa berangkat di pagi hari maksimal pukul 08:00 untuk hiking di Dades Gorge dan menelusuri perbukitan sekitar 4-5 jam. Pastikan untuk kembali ke Boumalene Dades dan mengambil bus ke Merzouga pukul 15:00. Tiket menuju Merzouga dapat dibeli di sebuah toko berstiker Supratour di jendelanya,  yang terletak di pinggir barat jalan utama, yang juga merupakan tempat pemberhentian bus Supratour. Perjalanan menuju Merzouga memakan waktu enam jam. Penginapan dapat di pesan melalui hotelscombined.com.

Teman-teman PPI Maroko saat menunggangi unta di Gurun Sahara

Pada hari kelima, turis bisa berangkat menuju Sahara dengan jasa menunggangi unta yang banyak ditawarkan di Mezouga. Untuk mendapatkan informasi lebih banyak tentang penyewaan unta bisa dilihat di CamelTrekking.com. Mereka hanya berangkat di sore hari ketika udara mulai sejuk. Setelah itu, nikmatilah perjalan anda menuju padang pasir Sahara. Setelah sekitar 30 menit, unta yang ditunggangi berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan matahari terbenam. Gundukan–gundukan padang pasir yang terhampar begitu indah diterpa warna kejinggaan sampai matahari pun menghilang.

Hari keenam, jika turis memilih trip satu malam, turis dapat kembali ke Merzouga di pagi hari. Namun, jika memilih trip dua malam, dan sangat disarankan, maka di hari kedua kita dapat menikmati hari di padang pasir yang berwarna keemasan. Tentunya akan menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan.

Rincian kegiatan pada trip Sahara adalah sebagai berikut: di malam hari setelah perjalanan dari Merzouga turis menginap di tenda penginapan yang sudah disiapkan oleh agen. Tidak perlu khawatir, di dalam tenda sudah disediakan kasur dan selimut tebal agar para turis bisa tidur dengan cukup di tengah padang pasir. Saat beristirahat malam, para turis menikmati musik tradisional Maroko atau biasa disebut musik Berber. Makan malam juga ala suku Berber, yaitu Couscous dan Tajin.

Pemandangan Gurun Sahara

Paginya, para turis kembali berjalan pulang dengan menggunakan unta sambil menikmati udara pagi padang pasir dan panorama matahari terbit. Udara pagi di Sahara dingin menyengat, kontras dengan udara sore dan malam yang panas.

Beberapa hal yang harus dipersiapkan saat ke Sahara adalah baju hangat untuk pagi hari. Jangan kaget, tidak ada kamar mandi dan toilet disini, jadi bawalah tisu pembersih dan air secukupnya baik untuk minum atau mencuci muka.

Untuk info lebih lanjut tentang wisata gurun sahara bisa ditanyakan di https://m.facebook.com/ppimaroko/ atau https://www.facebook.com/Tour-Guide-Maroko-663791360429129/.

 

Profil penulis:

Usamah Aljihadi adalah mahasiswa sarjana Islamic Studies di Université Sidi Mohammed ben Abdellah Fes, yang menjadi ketua Divisi Media dan Informasi PPI Maroko periode 2017-2018.

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: