Paska Teror Bom, PPI dan KBRI Belgia Siaga 24 Jam

*Seorang apparat keamanan sedang mengecek robot pendeteksi bom di depan stasiun metro Everdeen, Belgia, Senin, 22 Maret 2016. Paska ledakan di Bussel pada Senin pagi, status Belgia menjadi siaga 4. (Sumber Foto : Kreeshna Siagian/PPI Belgia)

Ledakan terror kembali terjadi, kali ini berlokasi di 4 area public di Belgia, yaitu International Airport Zaventem Bussel, Stasiun Metro Maelbeek, Stasiun Metro Schuman dan persimpangan Arts-Loi pada Senin, 22 maret 2016. Ledakan ini setidaknya mengakibatkan 34 orang meninggal serta ratusan orang luka berat dan ringan.

“Hingga saat ini, kami belum mendapatkan informasi bahwa ada korban yang berasal dari warga negara Indonesia,” ujar Galuh Syahbana Indraprahasta, Ketua PPI Belgia kepada PPI Dunia.

Dirinya mengatakan, saat ini KBRI di Brussel membuka hotline aktif 24 jam di nomor +32478957214 atau +32478405728 atau +3227750120. Disamping itu pihak PPI Belgia juga menyediakan bantuan teknis atau akomodasi sementara di setiap perwakilan kota, yaitu Brussel, Gent, Antwerpen, Leuven, Liege dan Hasselt.

Berdasarkan berita yang dihimpun dari sejumlah media, pelaku terror menggunakan bom paku. Oleh sebab itu, didalam tubuh korban yang luka ataupun meninggal dipenuhi paku tajam. Hal ini juga mengakibatkan jumlah korban kemungkinan akan bertambah.

Menghadapi situasi ini, pemerintah setempat menetapkan status siaga 4 (paling berbahaya) serta Lockdown secara total di Brussel, terutama untuk transportasi public. Dimana Zaventem Airport untuk sementara waktu ditutup dan penumpang alihkan ke Charleroi.

 

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

%d bloggers like this: