Peduli Banjir Bandang Di Garut, PPI Dunia Salurkan Donasi Peduli

Banjir Bandang yang terjadi di negeri tercinta, Indonesia, terutama di kota Garut menarik sorotan masyarakat untuk bersimpati. Tidak hanya di dalam negeri, masyarakat Indonesia yang berada di luar tanah air pun terpanggil untuk menyalurkan kepeduliannya terhadap saudara setanah air yang menjadi korban banjir. Panggilan peduli ini pun sampai ke hati para pelajar Indonesia yang melanjutkan studi di luar ngeri dan tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI). Direktur Lembaga Sosial PPI Dunia, Dhiya, mengungkapkan bahwa niat untuk memberikan bantuan ini sudah ada dari sejak awal kejadian. Hanya saja, kendala teknis di lapangan yang membuat sosialisasi terhambat.

whatsapp-image-2016-11-14-at-10-43-54

Meskipun begitu, di tengah kesibukan masing-masing dalam menuntaskan pendidikan, pengurus maupun anggota PPI Dunia terus gencar mengumpulkan dan mengajak sahabat dan ekspatriat di luar negeri untuk sama-sama peduli dengan berdonasi untuk masyarakat yang tertimpa banjir bandang di Garut. Sosialisasi terus dilakukan hingga akhirnya mendapat antusias yang luar biasa dan bukan hanya berasal dari kalangan pelajar, tapi juga masyarakat yang beraktivitas di luar Indonesia.

Pada tanggal 14 November 2016, Lembaga Sosial PPI Dunia turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan yang terkumpul. “Awalnya karena kita cukup lama dalam penggalangan dana, kita tidak berencana untuk terjun langsung ke lapangan. Tapi melihat segala kondisi dan pertimbangan, akhirnya saya bersama  tim memutuskan untuk turn langsung dan melihat kondisi di lapangan,” tutur Dhiya.

whatsapp-image-2016-11-14-at-10-43-50

Dhiya pun menyampaikan kondisi yang memprihatinkan yang dia lihat bersama tim saat berada di lokasi banjir dan pengungsian. Menurutnya, kondisi kehidupan masyarakat korban banjir di sana masih jauh dari kata layak. Tak ayal kalau mereka mendengar cerita dari masyarakat setempat yang menjadi korban banjir. Mereka menceritakan bahwa banjir tersebut memang luar biasa bahkan sampai menghanyutkan 2 rumah di desa mereka.

whatsapp-image-2016-11-14-at-10-43-51

Dari bantuan yang terkumpul, PPI Dunia membagikan sembako yang berisikan minyak goreng, sarden, gula, susu, terigu, beras, mie instan, kecap, garam dan beberap bingkisan untuk anak-anak korban banjir yang berada di pengungsian. Selain membagikan donasi sembako PPI Dunia juga mengadakan satu kegiatan sosial berupa pengobatan gratis dengan mengandalkan 3 dokter dan apoteker. “Alhamdulillah pengobatan gratis bisa disalurkan untuk 250 pasien” ucap Dhiya.

Bentuk bantuan ini sebagai wujud peduli dari anak negeri yang meskipun berada jauh dari tanah air tercinta. Namun, rasa pengabdian dan kepedulian tetap ditujukan untuk negeri tercinta, Indonesia. Bentuk kepedulian untuk masyarakat korban banjir adalah salah satu bentuk kegiatan. Masih banyak lagi program pengabdian terutama di bidang sosial yang dihadirkan para pelajar Indonesia yang tergabung dalam PPI yang tersebar di berbagai negara di dunia.

 

 

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: