Pelajar Indonesia di Afrika Selatan Taklukkan Drakensberg dan Table Mountain

Liputan Pretoria – Dalam mengisi liburan Idul Adha tahun ini, 3 hari setelah Idul Adha 5 pelajar di Darul Uloom Zakariya mengadakan penjelajahan ke pegunungan Drakensberg di Afrika Selatan, dari kelima pelajar tersebut, 2 dari Indonesia adalah Salman Farisi dan Erza Aulia Hafiz. Perjalanan menuju ke Drakensberg, dibutuhkan waktu sekitar 4-5 jam dari Johannesburg atau 2 jam dari Durban. Perlu kita ketahui, dalam bahasa Afrikaans Drakensberg memiliki arti “gunung naga”, pegunungan drakensberg ini terletak dekat dari negara Lesotho.

Salman dan Erza di Pegunungan Drakensberg

Hari pertama penjelajahan di drakensberg menghabiskan waktu 8 jam pendakian pulang pergi, adapun hari kedua menghabiskan waktu 7 jam. Ketika sampai di puncak, maka hamparan savanna terpanjang akan ada di depan mata. Tersedia permainan alam seperti berkuda dan hiking, di puncak drakensberg mereka membentangkan logo PPI Afrika Selatan. Hari ketiga mereka mengunjungi Durban, tepatnya Central North Beach dan Ushaka Resort Beach sekaligus bertemu dengan Bayu Tri Murti dan Athika Darumas Putri, pelajar Indonesia di Durban University of Technology. Bayu juga merupakan Ketua PPI Afrika Selatan atau Indonesian Students Association of South Africa (ISAAC).

Salman dan Erza bertemu dengan Bayu, Ketua PPI Afrika Selatan

Hari keempat, tim mengambil rute pendek, Sunday Falls yang memerlukan waktu 2 jam pendakian pulang pergi. Awalnya mereka ingin mendaki Tugela Falls, air terjun tertinggi kedua di dunia, namun karena tidak ada air dan jarak tempuhnya lumayan jauh (sekitar 8 jam pendakian), akhirnya mereka batalkan.

Jaket PPI Dunia di Puncak Table Mountain, Capetown

Drakensberg bukanlah pegunungan pertama yang mereka taklukkan, seminggu setelah Idul Fitri 2017 kemarin, mereka telah membentangkan logo PPI Afrika Selatan di Table Mountain, sebuah landmark kota Capetown, Afrika Selatan. Tim terdiri dari 15 orang, 3 dari Indonesia, 7 dari Malaysia dan 5 dari Capetown. Perjalanan diawali dengan menaiki kereta cepat Gautrain dari Pretoria ke Marlboro. Untuk ke puncak Table Mountain terdapat kereta gantung, namun tim lebih memilih dengan mendaki, karena dengan mendaki mereka bisa menikmati alam yang begitu indah serta angin yang sepoi-sepoi. [] (Imam Khairul Anas)

Puncak Table Mountain, Capetown
Pemandangan di Drakensberg
Pemandangan di Drakensberg 2
Howick Falls
Pemandangan yang terlihat dari Table Mountain, Capetown
Gunung Lion’s Head terlihat dari Puncak Table Mountain, Capetown
YM Duta Besar LBBP RI untuk Republik Afrika Selatan Merangkap Kerajaan Swaziland dan Kerajaan Lesotho, Bpk. Suprapto Martosetomo dengan PPI Afrika Selatan
Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: