Pelajar Indonesia di Luar Negara Rayakan dengan Sukacita

Oleh : Rinta Koestoer

Liputan Prancis, Jumat 25 Desember 2015 merupakan perayaan Natal bagi seluruh umat Kristiani. Pelajar Indonesia yang belajar di luar negeri, tentunya ikut serta merayakan hari besar ini meskipun tidak bersama keluarga mereka. Bagi pelajar yang merantau tentunya memiliki cara sendiri untuk menyambut datangnya Natal.

10606455_10153364714927613_6700964182153591084_n

Pengalaman natal di Tiongkok berbeda dengan di Indonesia. Menurut Grace Fiona Alethea, biasanya pada tgl 24 Desember masyarakat Tiongkok merayakannya dengan membagikan apel (苹果: píngguǒ) dengan harapan semoga yang dibagikan apel akan diberkati.

Wanita calon dokter yang sedang belajar di Chongqing University of Medical SciencesTiongkok ini mengaku kehilangan moment spesial natal bersama keluarga semenjak beberapa tahun terakhir. Namun Grace berupaya menyambut datangnya natal dengan sukacita meskipun  berada jauh dari keluarga.

“ Sejak kuliah di Tiongkok, setiap natal saya hanya bisa mengucapkan selamat pada keluarga melalui chat atau telepon singkat, karena ketika natal tiba di kampus saya sedang ujian akhir semester dan tidak ada libur. Bahkan pernah tepat tanggal  24,25 dan 26 desember saya sedang ujian di kampus,” ungkap Grace.

Obat yang paling mujarab bagi Grace saat hari natal di rantau biasanya berkumpul bersama teman sejawat dan melakukan berdoa bersama. Karena lagi musim ujian tidak ada perayaan berarti pada malam natal.

Lain lagi di Rusia, sejumlah pelajar Indonesia yang merayakan natal di Rusia melakukan ibadah bersama dengan pelajar Indonesia lainnya yang merayakan natal. Pasalnya perayaan natal di Rusia berlangsung pada 7 Januari 2016. Hal tersebut disampaikan Steven Guntur, sebagai Kordinator PPI Dunia yang sedang belajar di St Petersbrug Rusia.

“ Di Rusia mereka merayakan natal 7 Januari, karena kami di Indonesia biasa merayakan natal 25 Desember semenjak kecil, disinipun kami melakukan hal yang sama, meskipun ga banyak yang ikut merayakan,” ungkap Steven.

Meski jauh dari keluarga tidak mengurangi rasa sukacita perayaan natal Steven bersama pelajar Indonesia lainnya di Rusia. Mereka tetep melakukan ibadah bersama dan merayakan natal dengan menikmati hidangan yang dimasak bersama.

“ Jujur, rasa kekeluargaan lebih terasa kuat diantara pelajar Indonesia yang ada disini, meskipun kita berjauhan dari keluarga,” Ungkapnya.

Di Paris perayaan Natal berlangsung pada 19 Desember 2015 lalu. Pelajar Indonesia bersama masyarakat Indonesia yang ada di Prancis merayakan natal di gedung KBRI Prancis bersama Duta besar KBRI Prancis DrHotmangaradja Pandjaitan.

“ Jauh dari tanah air pada hari besar keagamaan tentunya akan terasa sangat berat, dengan merayakan natal bersama di KBRI berharap dapat mengobati sedikit kerinduan akan kampung halaman,” ungkap Dr Hotmangaraja.

Sementara itu, Dea Christina salah seorang pelajar Indonesia yang belajar di Prancis mengaku terobati kerinduan dengan keluarga saat pihak KBRI mengundang pelajar untuk ikut serta dalam merayakan natal.(Editor:Dw)

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

%d bloggers like this: