Penampilan Wayang Kulit di King Abdullah University of Science and Technology

Liputan Thuwal – Bertempat di Auditorium King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Pagelaran Wayang Kulit dengan Lakon Ramayana ditampilkan dalam Acara Penutupan Winter Enrichment Program (WEP) 2017, Kamis, 19 Januari Pukul 17.00 sampai dengan pukul 17.30 waktu Arab Saudi. Pagelaran ini dihadiri oleh para peserta WEP dan komunitas KAUST.

Perlu diketahui, pada tahun 2003, Wayang Kulit telah masuk ke dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia oleh UNESCO (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity).

Tim Wayang langsung didatangkan dari Museum Sonobudoyo Yogyakarta, turut hadir Direktur Museum, Nanik Riharyani, adapun tim terdiri dari Manajer koleksi, Kurator dan Dokumentasi; Ery Sustiyadi, Dhalang Amat Jaelani, Sinden Poniyem, dan pemain musik; Wakidi, Bambang, Pratiwi, Sahari, Supadi dan Waris.

Direktur Museum Sonobudoyo berterima kasih kepada KAUST yang telah mengundang tim Wayang, beserta berbagai pihak yang telah membantu, semoga Wayang dapat tampil kembali di kesempatan-kesempatan yang akan datang.

WEP merupakan acara tahunan KAUST sebagai wadah pengayaan bagi komunitas KAUST yang terdiri dari mahasiswa S2-S3, peneliti, profesor, dan staf beserta keluarganya. Pada WEP ke-delapan 8-21 Januari 2017, diadakan lebih 70 acara yang terdiri dari kategori akademik, seni budaya, keterampilan, kewirausahaan, dan rekreasi. Beberapa tokoh yang sengaja didatangkan KAUST dan sangat menarik perhatian adalah artis sekaligus insinyur dari Belanda, Theo Jansen, yang memperkenalkan strandbeest-nya, Rob Lloyd yang merupakan CEO dari hyperloop, perusahaan yang menawarkan proyek kereta berkecepatan pesawat terbang, mantan direktur NASA, Prof. Ed Stone, yang memimpin pengiriman voyager I dan II yang merupakan perjalanan terjauh manusia hingga ke Neptunus, Steph Davis yang sangat menginspirasi yang menceritakan bagaimana dia menjadi pemanjat tebing dan terbang layang profesional, dan masih banyak lainnya seperti mantan mentri ESDM sekaligus CEO Saudi Aramco Ali Al-Naimi, wakil ketua UNICEF, Christopher Fabian, dan lainnya. Rangkaian acara WEP resmi ditutup dengan final gala yang menampilkan seorang artis ahli keseimbangan dari Jepang, Miyoko Shida Rigolo dan tim Wayang dari Museum Sonobudoyo, Yogyakarta Indonesia.

Kaustina (Komunitas Indonesia di KAUST) mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada KBRI Riyadh, Atdikbud KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, beserta para sukarelawan yang dipimpin oleh Dr. Arief Yudhanto. Semoga pada kesempatan yang akan datang kita bisa mempromosikan berbagai budaya Indonesia ke seluruh penjuru dunia.

(Imam Khairul Annas, Wardana Saputra/F)

 

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: