Pentas Kebersamaan di Sydney untuk Indonesia Damai Bersatu

Tanah air ku tidak ku lupakan

Kan terkenang selama hidupku

Biarpun saya pergi jauh

Tidak kan hilang dari kalbu

 

Alunan lagu nasional Tanah Airku karya ibu Sud yang didendangkan Gita Gutawa membuat rindu menjadi kidung dalam hati. Hampir semua hadirin pada Pentas Kebersamaan termenung sejenak, terharu sekaligus terpesona dengan isi liriknya. Sungguh, sebuah lagu yang begitu lugas menggambarkan kerinduan kami pada Tanah Air. Rindu yang selalu teriring dengannya pengharapan kedamaian dan kebahagian di negeri Indonesia.

Hajatan silaturahim Pentas Kebersamaan yang diadakan di Sydney tanggal 6 November 2016 lalu menjadi bukti nyata bahwa warga Indonesia di Australia masih dan akan selalu menginginkan Indonesia yang damai dan bersatu. Adalah sebuah keniscayaan rindu yang hadir dalam hati tiap hadirin berharap negeri sendiri penuh kedamaian. Kami pun yakin negeri kami tercinta akan selalu damai dan bersatu. Sudah lebih dari 70 tahun negeri ini diombang-ambing konflik dan bencana, tetapi lihatlah kami, tetap IndONEsia.

Sesi Pemaparan (ki-ka) Kedubes Nadjib R.K, Memperindag Enggartiasto Lukito, Ketua BKPM Thomas Lembong Dipandu MC Ronal dan Tike - foto: Giri Lumakto
Sesi Pemaparan (ki-ka) Kedubes Nadjib R.K, Memperindag Enggartiasto Lukito, Ketua BKPM Thomas Lembong Dipandu MC Ronal dan Tike – foto: Giri Lumakto

Dalam acara silaturahmi pentas kebersamaan tersebut, hadir juga Presiden Joko Widodo melalui teleconference yang membuat warga Indonesia di Australia menjadi lebih rindu dan siap mengemban tugas kenegaraan kelak ketika sudah kembali ke Tanah Air tercinta. Semangat, harapan, dan optimisme Bapak Jokowi untuk selalu bekerja dan membangun Indonesia terpancar jelas di aura wajah beliau. Beliau pun memberitahukan kepada hadirin dalam sambutannya bahwa suasana tanah air, khususnya Jakarta, sudah kondusif. Keinginan beliau untuk bisa hadir ke Australia akan ditunda sampai waktu terdekat.

Persiapan Relawan di Pentas Kebersamaan - foto: Giri Lumakto
Persiapan Relawan di Pentas Kebersamaan – foto: Giri Lumakto

Para hadirin pun sangat gembira dan bangga bisa berinteraksi secara langsung melalui dunia maya dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Walaupun fisiknya nan jauh di Indonesia, tetapi kehadirannya dapat dirasakan di Australia. Para pengunjung merasa mendapatkan energi positif dari beliau. Beberapa hadirin pun yang jauh-jauh hadir untuk acara ini mengaku sangat bangga dan senang dengan kehadiran Presiden Joko Widodo.

Dalam pertemuan singkat tersebut, seluruh pelajar dan warga Indonesia di Australia berusaha merumuskan beberapa point untuk bisa menjadi sebuah nilai nyata akan kontribusi untuk Tanah Air tercinta. Warga Indonesia di Australia bersama-sama mendeklarasikan:

  1. Kedamaian: Kami berharap Presiden Jokowi tetap berkomitmen menjaga kedamaian Indonesia,
  2. Persatuan: Kami berharap bangsa Indonesia yang beragam tidak terpecah belah oleh alasan apapun,
  3. Ketegasan: Kami berharap pemerintah memastikan terlaksananyareformasi hukum untuk meningkatkan integritas bangsa Indonesia.

Indonesia Damai Bersatu adalah harapan kami semua.

Penandatangan Deklarasi Indonesia Damai Bersatu - foto: Giri Lumakto
Penandatangan Deklarasi Indonesia Damai Bersatu – foto: Giri Lumakto

Selain Joko Widodo, pertemuan pun dihadiri oleh pejabat negara seperti Memperindag Enggartiasto Lukito dan Ketua BKPM Thomas Lembong. Sebagai tuan rumah, Kedubes Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema beserta staff pun turut menyambut tetamu. Ketua BKPM Thomas Lembong menyatakan bahwa hubungan bilateral Australia-Indonesia saat ini jauh lebih membaik dan akan terus membaik kedepannya. Acara yang pandu oleh MC Tike dan Ronal ini, dimulai dengan sesi pemaparan, teleconference, dan diakhiri dengan beberapa pertanyaan sebagai bentuk kuis berhadiah.

Acara hiburan yang berupa penampilan dari musisi tanah air Gita Gutawa dan Gigi ini pun mampu megobati rasa kangen dan rindu warga Indonesia di Australia pada tanah air. Suara sopran Gita Gutawa yang menyanyikan lagu nasional Tanah Airku di awal acara mampu menggetarkan hati para penonton. Beberapa lagu hits yang dibawakan oleh Gita pun memberi romansa konser di negeri sendiri. Begitu juga dengan Gigi yang menyanyikan lagu Bangun Pemudi Pemuda mampu mensolidifikasi nasionalisme para hadirin. Lagu hits 90-an yang juga dibawakan Gigi membuat para penonton turut bernyanyi dan bernostalgia. Ditambah dengan stage act Armand Maulana yang benar-benar enerjik, penonton menjadi semakin kagum dan menikmati acara hiburan tersebut.

Penampilan Gita Gutawa - foto: Giri Lumakto
Penampilan Gita Gutawa – foto: Giri Lumakto
Penampilan Band Gigi - foto: Giri Lumakto
Penampilan Band Gigi – foto: Giri Lumakto

Terlepas dari hiruk-pikuk Australia, acara Temu Masyarakat kemarin meninggalkan banyak sekali pesan yang dapat dipelajari oleh warga Indonesia di Australia. Pertama, acara ini merupakan hajatan silaturahmi diaspora Indonesia di Australia sekaligus menjadi sebuah kesempatan untuk bisa saling tahu dan kenal. Kedua, jalinan bilateral Indonesia-Australia bergerak kearah yang positif.

Warga Indonesia di Australia percaya bahwa tidak ada yang lebih indah dari jalinan perbedaan yang diuntai dalam kebersamaan. Indonesia sebagai negara besar harus bangga dengan simbolnya, “Bhinneka Tunggal Ika”. Tak perlu lagi memaksakan ego dan kepentingan pribadi, golongan, dan kelompok tertentu. Perbedaan yang sengaja ditunggangi ego dan kepentingan niscaya akan memunculkan konflik.  Melalui lirik lagu Tanah Airku ini, warga Indonesia di Australia menyampaikan rasa rindu kepada Indonesia yang damai dan Indonesia yang satu.

 

Walaupun banyak negri ku jalani

Yang masyhur permai dikata orang

Tetapi kampung dan rumahku

Disanalah ku rasa senang

Tanahku tak ku lupakan

Engkau ku banggakan

#IndonesiaDamaiBersatu

Salam,
Wollongong, 07 November 2016

12:29 pm 

(Red: Giri/ Ed: Amir)

mamirsyarifuddin

I am M Amir Syarifuddin (M Syarifuddin), hailing from Indonesia. I am a social innovator and a future finance analyst. My passion lies in finding ways to help others achieve their goals and innovate in their fields of expertise. Currently, I am living in Kuala Lumpur, Malaysia and studying in International Islamic University Malaysia majoring International Economics. Over the last few years, I have seen the amazing things a diverse and motivated group of students can accomplish when they put their minds to a task. I love to play Badminton, Bowling, Baseball, Watching Movies, and hanging out with friends. I am a brownies lover and an ice cream freak. My best food of all time is “Mie Ayam Bakso” ever since I was in the middle school. My main aim in life is to extend my vision of the world, discover a new culture, learn to live with differences and dealing with new people.

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: