PPI Dunia dan UNJ Sukses Gelar FSLN

Liputan Malaysia, Untuk kedua kalinya PPI Dunia berencana akan memberikan dukungan kepada Festival Studi Luar Negeri (FSLN) 2016 yang direncankan akan berlangsung pada 17-18 Februari 2016 di Universitas Negeri Jakarta ( UNJ). Adapun tema yang diangkat dalam FSLN kali ini adalah “Be a World-wide Minded Student for better Future”.

Dr Steven Guntur Kordinator PPI Dunia 2015-2016 menjelaskan, pihaknya mengupayakan agar jumlah PPI Negara yang ikut serta dalam FSLN 2016 lebih banyak dari tahun sebelumnya. Diharapkan banyaknya jumlah PPI Negara yang ikut serta akan menambah semangat pelajar di Indonesia untuk melanjutkan studi di luar negeri.

“ Pada prinsipnya semakin banyak PPI yang ikut serta akan semakin banyak mahasiswa di Indonesia yang mendapatkan informasi mengenai geliat pelajar Indonesia yang belajar di luar negeri,” Ungkap Steve yang juga penerima beasiswa dari pemerintah Rusia.

Suasana FSLN PPI Dunia dan UNJ 2016 ( Foto : Panitia FSLN 2016)
Suasana FSLN PPI Dunia dan UNJ 2016 ( Foto : Panitia FSLN 2016)

Steven juga menambahkan, tidak semua orang memiliki kesempatan belajar di luar negari, FSLN merupakan salah satu cara untuk dapat informasi dan merencanakan dengan baik persyaratan, finansial, peluang, dan mental untuk dapat kuliah di luar negeri. Sehingga dapat mempersiapkan diri semaksimal mungkin ketika kelak berada di luar negeri.

“ Kuliah di luar negeri tidak saja mendapatkan ilmu secara akademis, tetapi juga non akademis seperti wawasan serta culture di negara tempat kita belajar, dengan harapan kapability kita meningkat untuk memecahkan persoalan yang terjadi di tanah Indonesia,” jelas pria asal Medan ini.

Sementara itu Imam Bukhori sebagai ketua pelaksana FSLN 2016 menjelaskan, Pihaknya telah mempersiapkan sebaik mungkin jalannya pelaksanaan FSLN. Menurut rencana kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini akan diisi oleh berbagai pemateri dari dalam dan luar negeri.

“ Pihak kami akan mengundang perwakilan dari PPI Dunia dan Pihak LPDP serta sejumlah lembaga pendidikan lainnya. Selain itu akan dibuka juga sejumlah stand yang akan diisi oleh perwakilan PPI Dunia yang nantinya akan memberikan informasi mengenai bagaimana kuliah di negara tersebut. Untuk open registration peserta yang akan dibuka pada tanggal 25 Desember 2015,” jelas Imam.

Panitia FSLN 2016 memprediksi jumlah peserta yang akan hadir sekitar 2700 orang dari berbagai lembaga dan calon peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain talkshow, menurut rencana panitia juga akan menggelar workshop dengan pemateri Dr. Haryo Kuncoro, M.Si Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga sebagai interview calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Seterusnya FSLN juga akan menyelenggarakan free test International English Language Testing System (IELTS) yag merupakan salah satu syarat bagi peserta yang ingin mendaftar belajar di luar negeri.

“Talkshow nantinya akan mengusung tema “Study Abroad: How to Survive”, yang akan di isi oleh perwakilan PPI se-Dunia Singapura, Jepang, Mesir, Rusia dan Australia,” Jelas Imam lebih lanjut.

FSLN PPI Dunia dan UNJ 2016 ( Foto : Panitia FSLN 2016)
FSLN PPI Dunia dan UNJ 2016 ( Foto : Panitia FSLN 2016)

Dengan popularitas dan kredibilitas organisasi PPI Dunia maka diharapkan sesi talkshow ini dapat menarik animo serta antusias yang tinggi dari kalangan pelajar khususnya mahasiswa.

Untuk workshop nantinya FSLN akan mengundang LPDP akan menjadi narasumber. Untuk tema yang dipilih adalah “Get Scholarship: Writing Motivation Letter and Interview Preparation”.

Dalam sesi seminar hari kedua peserta akan diajak untuk berinteraksi dengan perwakilan PPI Dunia dengan tema “Strive for Scholarship”. Dalam kegiatan diharapkan nantinya PPI Dunia dapat memberikan shering informasi pengalaman belajar di luar negeri.

FSLN PPI Dunia dan UNJ 2016 ( Foto : Panitia FSLN 2016)
FSLN PPI Dunia dan UNJ 2016 ( Foto : Panitia FSLN 2016)

“ Untuk memfasilitasi calon mahasiswa yang akan studi di luar negeri, FSLN nantinya akan memilih 20 peserta untuk mendapatkan mentoring online secara intensif dengan para penerima beasiswa luar negeri dengan tujuan untuk mendukung kesuksesan peserta terpilih untuk mendapatkan beasiswa studi ke luar negeri,” tutup Imam.(Dw)

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

%d bloggers like this: