PPI Dunia Wujudkan Kasih di Hari Ibu

 

Liputan Malaysia, Banyak orang memperingati Hari Ibu setiap 22 Desember. Di tahun ini, hampir seluruh laman sosial media dipenuhi dengan ucapan selamat hari ibu. Hal serupa juga dilakukan sejumlah pelajar Indonesia yang belajar di luar negara. Pesatuan Pelajar Indonesia (PPI Dunia) juga ikut mengapresiasikan rasa kasih mereka kepada ibu.

Juara 2 Fotografi PPI Dunia
dr. Steven Guntur, koordinator PPI Dunia periode 2015-2016 adalah salah seorang dokter anak yang saat ini melanjutkan studi Spesialis Pediatri di St. Petersburg, Rusia. Sebagai spesialis pediatri, tentunya banyak hal yang ia temukan saat menjalani praktek di rumah sakit.
Ia mengaku kasih ibu tidak akan pernah bisa habis dikenang masa, hal tersebut sudah Ia rasakan saat bertugas menjadi dokter anak disebuah rumah sakit di Rusia. Menurutnya, kekhawatiran seorang ibu ketika buah hatinya harus dibawa kerumah sakit sangatlah besar.
“Saya pernah diberitahu seorang ibu, katanya mengalami sakit saat melahirkan, dan sakit ketika terjatuh dan dijahit belum berarti apa-apa ketika harus melihat anaknya terbaring sakit di rumah sakit. Dia mengatakan, orang yang belum menjadi serorang ibu tidak akan sanggup mebayangkan bagaimana rasa sakitnya dan khwatirnya seorang ibu kepada buah hatinya yang terbaring sakit.
Fakta ini dari masa ke masa selalu menjadi kisah betapa kasih indah untuk dikenang ketika seorang anak telah pergi jauh meninggalkan ibunya. Banyak cara yang dilakukan untuk menyatakan kerinduan seorang pelajar pada ibu.
Tsuraya, pelajar Indonesia di International University of Africa (IUA), Sudan, mengaku telah mengirimkan puisi pada hari ibu. Menurutnya saat kerinduan sudah tidak terbendung lagi ketika harus berjauhan dari rumah, meluapkan rasa rindu melalui tulisan merupakan pilihan yang tepat.
“ Kalau sudah home sick tentunya obatnya ya telepon ke Indonesia. Hari ibu ini adalah momen yang pas untuk membuat ibu tersenyum dengan kejutan indah dari saya, termasuk berkirim puisi,” ungkap Tsuraya yang berjanji untuk memberikan hadiah kepada ibunya dengan menyelesaikan studi tepat waktu.

Juara 3 Fotografi PPI India

Lain lagi dengan Ardi, pelajar Indonesia asal Czechoslovakia. Hari ibu merupakan hari yang spesial baginya dan Ardi menyempatkan untuk memesan bunga dengan online payment untuk bisa mengungkapkan rasa sayangnya kepada sang ibu.
“Dengan harapan kiriman bunga ini dapat membuat ibu bahagia, dan merasakan, meskipun berjauhan, betapa anaknya sangat mengasihinya,” ungkap Ardi.
Lain halnya dengan pelajar Indonesia di India yang merayakan hari ibu dengan membuat lomba fotografi di Instagram PPI India dengan tema “Ibu”. Lomba ini bertujuan untuk menunjukkan betapa besarnya keinginan pelajar Indonesia di India untuk membuat ibu mereka di tanah air menjadi bangga dengan prestasi anaknya yang belajar di luar negara.
Masih banyak orang yang malu mengakui rindu pada ibunya. Seharusnya wujud kasih kepada ibu bukan saja diungkapkan pada hari ibu. Ketika berjauhan dengan ibu tentunya rasa rindu akan semakin besar. Meluangkan waktu berkirim kabar melalui pesan teks setiap hari tentunya akan sangat membuat ibu bahagia.

Ibu adalah sosok yang sangat berarti dan punya peran besar dalam perjuangan Indonesia. Soekarno menetapkan hari ini, tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu karena para ibu dan para perempuan memiliki peranan besar dalam perjuangan memperbaiki kualitas bangsa.

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

%d bloggers like this: