PPIT Leadership Excellence: Rapat Pertengahan I PPI Tiongkok 2016-2017

Pada tanggal 28 Oktober lalu, bertepatan denga Hari Sumpah Pemuda, untuk pertama kalinya PPI Tiongkok mengadakan Rapat Pertengahan secara langsung. Sebelumnya, rapat yang diadakan untuk Pengurus Harian Pusat dan PPI Tiongkok beserta para ketua atau delegasi Cabang ini hanya diadakan via online melalui skype atau wechat call. Pada rapat kali ini dihadiri secara langsung oleh 7 orang dari Pengurus Harian Pusat dan 22 delegasi perwakilan Cabang. Acara ini berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 28 Oktober hingga 30 Oktober 2016.

Acara ini dibuka dengan upacara yang diadakan di gedung serbaguna KBRI Beijing, oleh Bapak Soegeng Rahardjo, Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok  yang juga merangkup Mongolia, sebagai pembina upacara. Acara selanjutnya dibuka dengan sambutan dari Saudara Wawan, Ketua Umum PERMIT Beijing-PPIT Cabang Beijing, selaku tuan rumah, Saudara Bagus Ari Haryo, Ketua Umum PPI Tiongkok, serta sambutan dari Bapak Soegeng Rahardjo, Duta Besar RI untuk Tingkok. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan Workshop Wawasan Kebangsaan oleh Bapak Atase Pertahanan. Setelah acara workshop selesai, pada jam istirahat dan makan siang, para delegasi melakukan perjalanan menuju Peking University untuk menghadiri acara Peluncuran Terjemahan Buku oleh Chairul Tanjung.

Pengurus Harian Pusat PPI Tiongkok 2016-2017
Pengurus Harian Pusat PPI Tiongkok 2016-2017

Setelah itu, para delegasi tersebut kembali ke KBRI untuk melanjutkan acara yang sudah disusun secara tertib, yaitu Diskusi Panel Tentang Isu-isu Kemahasiswaan. Dalam diskusi ini, mengundang Bapak Priyanto (Atase Pendidikan), Bapak Dedi (Atase Imigrasi), Bapak Imam (Seskabsus), dan Bapak Santo (Pejabat Fungsi Sosial dan Budaya) untuk berdiskusi langsung dengan mahasiswa Indonesia yang hadir dalam Rapat Pertengahan I ini. Para delegasi dengan serius mendengarkan apa yang disampaikan oleh panelists karena isu yang diabahas berkaitan erat dengan masalah dan kasus yang dialami banyak pelajar Indonesia di Tiongkok. Para narasumber terlihat sabar dan santai dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para delegasi.

Pada pukul 19.00, acara pun dilanjutkan dengan makan malam bersama. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan diskusi para delegasi yang dilakukan secara berkelompok sesuai region masing-masing.  Dalam hal ini, PPI Tiongkok mempunya 3 region kerja yakni region Utara, Timur, dan Selatan. Para delegesi terlihat sangat antusias pada saat berdiskusi mengenai program kerja region mereka masing-masing. Diskusi yang berlangsung cukup seru itu pun ditutup ketika waktu menunjukkan pukul 9.45 pm.

Diskusi Panel Mengenai Isu-isu Kemahasiswaan dengan narasumber: Bapak Priyanto (Atase Pendidikan), Bapak Dedi (Atase Imigrasi), Bapak Imam (Seskabsus), dan Bapak Santo (Pejabat Fungsi Sosial dan Budaya. (Foto dari kanan)
Diskusi Panel Mengenai Isu-isu Kemahasiswaan dengan narasumber: Bapak Priyanto (Atase Pendidikan), Bapak Dedi (Atase Imigrasi), Bapak Imam (Seskabsus), dan Bapak Santo (Pejabat Fungsi Sosial dan Budaya.
(Foto dari kanan)

Pada hari berikutnya, acara langsung dibuka dengan:

Rapat Pleno I: Laporan dari PPI Tiongkok Pusat dan Cabang mengenai perkembangan program kerja masing-masing. Terlihat keseriusan dari para delegasi dalam menyampaikan program-program kerja cabang mereka. Sesekali terdengar suara canda tawa pada saat sesama delegasi saling menanggapi satu sama lain. Rapat Pleno I ini pun berakhir pada pukul 17.45. Acara ini mengambil masa lebih lama dari waktu yang telah dijadwalkan oleh panitia sebelumnya.

Acara dilanjutkan dengan Rapat Pleno II: Laporan dari setiap region dan tentang pemilihan tema Kongres PPI Tiongkok 2016-2017 di Hangzhou. Pembahasan tema kongres berlangsung cukup seru karena para delegasi sangat antusias dalam membahas hal ini. Sitti Marwa, delegasi yang merupakan ketua PPIT Cabang Nanchang menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan PPI Tiongkok tahun 2016-2017 karena untuk pertama kali para cabang dilibatkan dalam pemilihan tema kongres. Sidang ditutup dengan keputusan mengambil tema “Prospek Mahasiswa Lulusan Luar Negeri di Indonesia” di kongres Hangzhou mendatang.

Karena keterbatasan waktu, Rapat Pleno III pun langsung dibuka seusai Rapat Pleno II. Dalam rapat ini, para delegasi membahas tentang penyelarasan kepengurusan dimana nantinya para ketua cabang juga akan digantikan dengan pengurus baru terpilih. Hal ini bertujuan agar ketua baru dapat mengikuti kongres dan nantinya akan mendapat informasi dan juga menjalin keakraban dengan pengurus lainnya. Melalui perdebatan yang panjang, akhirnya diputuskan bahwa setiap cabang nantinya akan membawa ketua atau calon ketua baru pada saat kongres, dimana proses pergantiannya akan dimusyawarahkan oleh cabang sesuai dengan kondisi cabang masing-masing. Pembahasan yang tak kalah serius juga adalah tentang masa kepengurusan pengurus PPI Tiongkok. Pembahasan ini muncul atas masukan dari Bapak Duta Besar yang mengatakan bahwa masa kepengurusan 1 tahun tidak cukup untuk merealisasikan program kerja. Sayangnya, pembahasan ini ditunda sampai setelah acara Gala Dinner.

Suasana Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda
Suasana Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Pada kesempatan ini, acara dibuka dengan perayaan ulang tahun PPI Tiongkok ke-4 yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2016. Sebelum makan, para delegasi dan pengurus PERMIT Beijing-PPIT Cabang Beijing saling memperkenalkan dirinya. Para delegasi juga menampilkan yel-yel yang telah disiapkan sebelumnya berdasarkan region masing-masing. Tawa dari para peserta pun memenuhi ruangan melihat kreatifitas dari para delegasi yang tertuang pada saaat menampilkan yel-yel.  Para peserta juga terlihat saling berbincang sambil menikmati santap makan malam mereka.

Seusai makan malam, para delegasi pun melanjutkan pembahasan yang tertunda tentang masa kepengurusan PPI Tiongkok tadi. Karena singkatnya waktu, akhirnya keputusan pun diambil bahwa akan dibentuk tim Ad Hoc untuk membahas hal ini. Tim Ad Hoc sendiri terdiri dari para delegasi yang hadir pada saat itu. Rapat ini pun berakhir pada pukul 10.15 pm.

Pembina Upacara, Bapak Soegeng Rahardjo
Pembina Upacara, Bapak Soegeng Rahardjo

Pada tanggal 30 Oktober 2016, tidak ada agenda khusus bagi para delegasi dijadwal yang tersedia. Beberapa delegasi pun memutuskan untuk pulang ke kota mereka masing-masing, sementara beberapa diantara  mereka masih tinggal untuk menikmati wisata kota Beijing. (Red: Meliana W/ Ed: Amir)

mamirsyarifuddin

I am M Amir Syarifuddin (M Syarifuddin), hailing from Indonesia. I am a social innovator and a future finance analyst. My passion lies in finding ways to help others achieve their goals and innovate in their fields of expertise. Currently, I am living in Kuala Lumpur, Malaysia and studying in International Islamic University Malaysia majoring International Economics. Over the last few years, I have seen the amazing things a diverse and motivated group of students can accomplish when they put their minds to a task. I love to play Badminton, Bowling, Baseball, Watching Movies, and hanging out with friends. I am a brownies lover and an ice cream freak. My best food of all time is “Mie Ayam Bakso” ever since I was in the middle school. My main aim in life is to extend my vision of the world, discover a new culture, learn to live with differences and dealing with new people.

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: