Press Release PPI Damaskus Suriah Mengenai Suriah

27 Desember 2016, PPI Damaskus Suriah Resmi menerbitkan Press Release secara umum mengenai Suriah, sebagai verifikasi atas pemberitaan yg tidak berimbang mengenai Suriah dan juga karena semakin banyaknya pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat Indonenesia umumnya dan WNI beserta Pelajar Indonesia di luar negeri.
Press Release ini memuat poin-poin penting sebagai berikut:

1. Sebelum konflik (2011), Suriah termasuk dalam 5 besar kategori negara-negara dengan tingkat kriminalitas terendah.

2. Suriah adalah negara sekuler-sosialis, multi-etnis  (Arab, Kurdi,  Armenia, Turkman dan lainnya), multi-agama & sekte (Muslim Sunni, Syi’ah, Kristen Katolik, Ortodox Timur, Ortodox Syria, Protestan, Druze & Atheis)

3. Kebutuhan pokok masyarakat seperti listrik, air dan roti disubsidi oleh pemerintah.

4. Pendidikan dan pelayanan kesehatan di rumah sakit negeri disubsidi penuh oleh pemerintah.

5. Kehidupan beragama di Suriah cukup moderat dan sangat toleran.

6. Suriah merupakan Negara yang sangat concern terhadap problematika Palestina dan menjadikannya sebagai isu nasional.

7. Warga Negara Indonesia (WNI) di Suriah terdiri dari :
– PRT yang tersebar hampir di seluruh provinsi.
– Dan para pelajar yang hanya berada di ibukota Damaskus.

8. Konflik di Suriah bukanlah konflik sektarian. Melainkan konflik yang berkaitan erat dengan berbagai kepentingan politik regional dan global.

9. Tentara Nasional Suriah merupakan tentara yang terdiri dari berbagai suku dan agama.

10. Secara geografis, letak provinsi Aleppo sangat strategis dan merupakan kota terbesar kedua setelah ibukota Damaskus yang terkena imbas konflik paling parah, sehingga diperebutkan oleh kelompok-kelompok yang terlibat konflik.

11. Menghimbau pemerintah RI untuk mewaspadai WNI yang pernah terlibat konflik Suriah dan melakukan kordinasi dengan Perkumpulan Alumni Syam Indonesia (AL-SYAMI) sebagai wadah resmi alumni PPI Suriah di tanah air.

12. PPI Suriah mengecam keras segala bentuk kekerasan atas nama agama dan segala bentuk aksi yang dapat mengancam kesatuan NKRI atau menggangu keharmonisan bersama.

13. Menghimbau masyarakat Indonesia yang ingin memberikan bantuan untuk warga Suriah agar disalurkan melalui lembaga resmi yang dikordinasikan dengan perwakilan RI setempat.

14. Menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita yang tidak jelas sumbernya.

15. Menghimbau kepada pemerintah Indonesia untuk lebih berperan aktif dalam penyelesaian konflik di Suriah melalui jalur diplomasi di forum-forum internasional.

image1image2

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

11 thoughts on “Press Release PPI Damaskus Suriah Mengenai Suriah

    1. Baca nomer 8 mas, itu menjelaskan pernyataan di link youtube yg anda share menit 3.50 – 4.10, yg nyebutin bhw president suriah dr sekte syiah tertentu membunuh ahli sunah. Gampang toh?

    1. Intinya, ini himbauan untuk tidak menggunakan konflik Suriah sebagai provokasi bermotif agama, misal untuk mengadudomba kelompok lain yang dianggap “menjajah Islam”. Karena nggak ada hubungannya.

    1. Yang kita harus pahami adalah semua pihak sedang berusaha melakukan propaganda, dan kita nggak boleh melihat semuanya secara benar-salah, baik-jahat, hitam-putih. harus pinter-pinter olah fakta. Pemerintahan Assad jelas didukung Rusia, rebel didukung Amerika, dan ada satu lagi ISIS, yang kemungkinan juga dibiayai Arab Saudi (berdasarkan dokumen yang dirilis WikiLeaks: http://www.salon.com/2016/10/11/leaked-hillary-clinton-emails-show-u-s-allies-saudi-arabia-and-qatar-supported-isis/). Banyak yang terlibat, nggak cuma dua kubu.

      1. Sepakat mba Ajeng. Terlalu banyak propaganda…saya sependapat sekali dengan jawaban mba Ajeng ini. Semoga semua orang di Indonesia bisa membaca lebih banyak dan melihat dari berbagai sudut.

Leave a Reply

%d bloggers like this: