Puisi: Dunia Membacamu

DUNİA MEMBACAMU
( Catatan: Salam cinta untuk PPI Turki)

Pintu hati tlah terbuka
Silah masuk lewat cela mana saja
Tlah kumasuki inti jiwanya
Tlah kulewati nuraninya
Tlah kulintasi buku-buku filasafat manusia
Tlah kuhabiskan pena untuk sebuah kata-kata
Tlah kutulis berlembar-lembar untuk membicarakanya

Oh. Dia yang tlah kupilih
Pintu hati tlah terbuka
Siapa yang membebaskan siapa
Siapa yang memenjarakan siapa
Wanita tetap wanita, tak ada kuasa untuk bicara
Pria tetap pria, diatas bumi ia mahluk pandai berdialetika

Oh. Dia yang tlah kupilih
Pintu hati tlah terbuka
Dan masa sulit, cemas, takut tlah habis waktunya
Siapakah yang menyambutnya?
Kebenaran…!

Yang lama meninggalkan sebuah pertengkaran
Dan kini muncul untuk menghapus impian cemas
Yang terlepas…!

Oh. Dia yang tlah kupilih
Pintu hati tlah terbuka, Kawan !
Kutundukan dalam-dalam wajahku yang kering
Menatapi sepasang sepatu sekolahku yang kepanasan
Kuajak berkata-kata
Tanpa bicara

Oh. Dia yang tlah kupilih
“Kau ingin memadamkan karunia Allah,berupa cahaya lilin dihatinya
Dengan mulut manusia yang suka mencibir dan sumbang,ingin kau tiup “
Pintu hati tlah terbuka,Kawan !
lintasi saja jalan lurus itu
jika ingin pokus
rahmat Allah akan datang lehih serius
Dengan terang tak bisa padam.

Penyair Kayseri,
Khifdi Ridho

Kayseri 2016

#ppiduniafunworld

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: