Simposium Asiania – Taipei 2017 Hari Pertama

Hari ini, 23 Maret 2017, telah berlangsung Simposium Taipei 2017 hari pertama. Simposium hari ini dibuka oleh Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei Bapak Robert James Bintaryo, didampingi Prof. Lin Tso Yu Dean Office of General Affairs National Chengchi University (NCCU), dan Pitut Pramuji, Ketua PPI Taiwan.

Acara simposium yang diselenggarakan oleh PPI Taiwan dan PPI Asia-Oseania ini dihadiri oleh delegasi PPI dari beberapa negara, yaitu Tiongkok, Thailand, Filipina, Malaysia, Australia, India, dan Korea, serta perwakilan PPI kampus di Taiwan.

Mengusung tema “Transformasi Hubungan Bilateral Indonesia-Taiwan di Bawah New South Bound Policy: Retrospeksi dan Prospek Kerjasama di Masa Mendatang,” simposium hari ini menghadirkan keynote speaker Prof. Bruce Chih- Yu Chien Negotiator Trade of Negotiations Executive Yuan,  dan Prof. Makarim Wibisono, Duta Besar RI di PBB 2004-2007 yang saat ini menjabat Koordinator Europalia.

Prof. Bruce membawakan keynote speech “The New South Bound Policy” dan Prof. Makarim membawakan keynote speech “One China Policy Conundrum: What Working Practices Can and Can Not Be Done Among Indonesia and Taiwan Relation.”

Simposium dibagi dalam tiga panel. Panel pertama membahas tentang hal yang dapat dan tidak dapat dilakukan oleh fungsionaris Indonesia dan Taiwan dalam lingkungan kerja. Hadir sebagai narasumber panel 1 Anggota Komisi 8 DPR RI Arief Suditomo, Prof. Ching-Lung Tsay, Professor Bidang Asia Study Tamkang University, dan Abdul Rosyid, Pemenang Call for Paper.

Panel kedua membahas tentang peluang dan tantangan di bidang investasi, menghadirkan Yanuar Fajari, Asisten Senior Bidang Investasi KDEI, Muhamad Lutfi Aljufri, Pemenang Call for Paper, serta Founder dan CEO Out of The Box Consultancy, Dr. Mignone Man-Jung Chan.

Panel ketiga membahas tentang perwakilan bidang pendidikan untuk memaksimalkan manfaat bagi kedua negara. Dalam panel ini hadir sebagai narasumber Julian Aldrin Pasha, Kepala Depatemen Ilmu Politik Universitas Indonesia yang merupakan mantan Juru Bicara Kepresidenan, Wilson Gustiawan, Pemenang Call for Paper, Haryanto Gunawan, Konsultan Senior Elite Study of Taiwan, dan Paramitha Ningrum, Dosen Hubungan Internasional Binus University.

 

Simposium ini didukung oleh Bank Mayapada, Taiwan Economic and Trade Office (TETO), Institute of International Relation (IIR) NCCU, dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei.

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: