Simposium PPI Amerika Eropa, ASEAN, dan Manifesto Moskow

ppid

 

 

Moskow, Mei 2015. Kolaborasi PPI Kawasan Amerika Eropa dengan tuan rumah Permira Rusia telah berhasil menyelenggarakan Simposium PPI Amerika Eropa dengan tema “Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam menghadapi ASEAN Community 2015” pada tanggal 6-8 Mei 2015 yang lalu. Simposium ini diselenggarakan oleh para panitia di bawah komando tuan rumah Permira (Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia). Berangkat ke Rusia, sebanyak 12 delegasi dari PPI kawasan Amerika – Eropa berangkat untuk menghadiri acara di bawah kepanitiaan Permira Rusia di Moskow dari negaranya masing-masing. Delegasi-delegasi tersebut adalah delegasi dari PPI Austria, PPI Belanda, PPI Belgia, PPI Republik Ceko, PPI Denmark, PPI Estonia, PPI Jerman, PPI Italia, Permika Kanada, PPI Prancis, PPI Portugal, dan PPI United Kingdom.

 

Kegiatan ini diselenggarakan mengingat Indonesia adalah salah satu founding father ASEAN. ASEAN Community akan memasuki tahap percepatan pada 31 Desember 2015 ini. Hitungan bulan adalah waktu yang sangat sempit namun persiapan Indonesia untuk menghadapinya kurang sebaik beberapa negara ASEAN lainnya. Hal ini harus segera dibenahi, mengingat Indonesia sebagai founding father ASEAN harus mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan tersebut khususnya dari sisi sumber daya manusia dan regulasi pemerintah terkait dalam melindungi dan menjaga daya saing masyarakatnya agar tidak kalah bersaing dengan masyarakat negara ASEAN lainnya.

 

Simposium ini terbagi menjadi 3 hari. Rangkaian kegiatan terdiri dari hari pertama yang merupakan seminar kebangsaan, hari kedua merupakan sidang, dan hari ketiga adalah kunjungan budaya. Seminar kebangsaan hari pertama bertempat di MGIMO (Moscow State Institute of International Relations).Simposium ini menghadirkan sejumlah narasumber dari praktisi, akademisi, dan pemerintah seperti Dubes Djauhari Oratmangun, Dubes Ngurah Swajaya, Connie Rahakundini Bakrie, Victor Sumsky, Fadhil Hasan, Victor Tarushin, dan Dessy Irawati-Rutten. Serta sejumlah narasumber yang berbicara melalui telekonferensi dengan para mahasiswa peserta Simposium PPI Amerika-Eropa, yaitu Menteri Luar Negeri RI dan Sesmenpora RI. Pada hari pertama ini, peserta dan pembicara dibuat terkejut akan kemampuan mahasiswi dan mahasiswa Rusia dalam melestarikan budaya Indonesia dengan tarian-tarian.

 

Hari kedua adalah saat-saat di mana para delegasi mendapat kesempatan untuk menumpahkan pikiran dan merumuskan apa yang dapat direkomendasikan kepada pemerintahan Jokowi.  Sidang berlangsung dengan lancar dengan diskusi membangun. Memang tidak mudah untuk menyatukan pendapat dari berbagai ke dalam poin-poin rekomendasi yang dikatakan “Manifesto Moskow”. Berikut ini adalah isi dari Manifesto Moskow :

 

Manifesto Moskow ini ditanda tangani oleh para ketua dan perwakilan delegasi PPI se-Amerika Eropa, dan disampaikan untuk Presiden Jokowi yang diserahkan melalui pihak KBRI Moskow dan berbagai pihak lainnya. Sebagai mahasiswa yang tengah belajar di luar negeri, mahasiswa di luar negeri pun turut berusaha mengasah soft skill dalam acara ini dan merumuskan hal-hal penting untuk Indonesia menghadapi ASEAN Community dari kaca mata kami melalui Manifesto Moskow hasil pemikiran kami bersama ini. Salam perhimpunan !

 

http://news.detik.com/read/2015/05/07/110519/2908449/10/simposium-mahasiswa-indonesia-dibuka-di-moskow

 

http://www.rmol.co/read/2015/05/08/201840/Kecintaan-Mahasiswa-Rusia-pada-Indonesia-Mengharukan-Peserta-Simposium-PPI-

 

https://mobile.twitter.com/Portal_Kemlu_RI/status/596552382147768320

 

http://news.detik.com/read/2015/05/05/084911/2905646/10/ketika-moskow-bergairah-menyambut-mahasiswa-indonesia

 

http://m.metrotvnews.com/read/2015/05/08/123844/mahasiswa-rusia-kembangkan-diri-dengan-kesenian-indonesia

 

http://news.detik.com/read/2015/05/08/142110/2909838/10/mahasiswa-rusia-unjuk-kebolehan-dalam-simposium-ppi-amerika-eropa

 

https://mobile.twitter.com/Portal_Kemlu_RI/status/596552382147768320

 

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: