Tentang PPI Dunia

Sejarah PPI Dunia

Perhimpunan Pelajar Indonesia  se-Dunia (PPI Dunia) Dunia lahir di Konferensi International Pelajar Indonesia (KIPI) yang diadakan di kampus University of New South Wales (UNSW), Sydney, Australia pada 9 September 2007. Saat itu belum ada koordinator secara perorangan, namun cikal bakal PPI Dunia lahir dari sini. .

Embrio utamanya adalah acara yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Persatuan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) periode 2006-2008 yang mengangkat tema “Membangun Daya Saing Bangsa: Pulang atau Mengabdi dari Jauh”. Dibuka oleh Menpora Adiyaksa Dault dan ditutup oleh Menteri Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar.

Dalam pertemuan ini 13 makalah riset mahasiswa yang terkait dengan tema utama konferensi dipresentasikan dan diskusikan untuk melihat bagaimana dan sejauh apa fenomena brain drain diaspora berdampak terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi negara serta bagaimana merumuskan paham nasionalisme baru yang lebih relevan dan kontekstual dengan kondisi kekinian. Sehingga dibentuklah jaringan global komunitas Indonesia di luar negeri, PPI Dunia yang saat pendeklarasian dilakukan oleh tujuh PPI Negara (Australia, India, Malaysia, Italia, Mesir, Belanda dan Jepang).

Organisasi yang diinisiasi sejak 2007, baru dapat dikatakan terbentuk keorganisasiannya pada tahun 2010, kala pelaksanaan Simposium Internasional PPI Dunia dilaksanakan di KBRI London pada tanggal 24 Oktober 2010. Sebanyak 6 orang pimpinan siding kala itu (Victoria Sabon-Permira, Andrew Sutedja-PPI UK, Wikan Danar Sunindyo-PPI Belgia, Febry H.J. Dien-PPI Australia, Ananda Setya Ivananto-PPI Jepang dan Dadan Maulia Darmawan-PPI Timur Tengah) sepakat menandatangani Deklarasi Aliansi Pelajar Indonesia se-Dunia atas nama seluruh peserta yang hadir.

Setelah itu, Simposium PPI Dunia diadakan di Malaysia pada Februari 2012. Saat itu disepakati untuk pembagian wilayah per kawasan yaitu Asia-Oceania, Amerika-Eropa, dan Timur tengah-Afrika. Latar belakang pembagian wilayah tersebut diantaranya adalah banyaknya PPI Negara yg memiliki keterbatasan untuk hadir di simposium maka dengan ada koordinator kawasan bisa membawa aspirasi PPI Negara yang berhalangan hadir, sinergi PPI sekawasan dalam kegiatan dan gerakkan karena daerah yang berdekatan, culture pendidikan yang berbeda antar kawasan, membantu kawan-kawan PPI yang  tidak ada PPI negara atau yang belum terbentuk untuk dibentuk ke level Negara, dan meningkatkan daya tawar dan peran PPI Negara se-kawasan.

Program Kerja PPI Dunia 2017/2018

Pusat Kajian Gerakan

Pusat Kajian Gerakan berfungsi menumbuhkan budaya diskusi dan kesadaran bergerak bagi pelajar Indonesia di luar negeri. Menyusun alur gerakan dan isu yang akan diangkat selama satu tahun kepengurusan dengan mengkoordinir empat komisi yang berada di bawahnya.

Target utama adalah hadirnya White Paper pembangunan nasional dan program kerja basis per komisi dengan mengambil momen refleksi 20 tahun reformasi dan proyeksi Indonesia pada tahun 2030 dan 2045.

Komisi Pendidikan

  1. Melakukan follow up dari rencana aksi yang telah disepakati di SI PPI Dunia 2017 di Warwick. Fokus isu kajian pada perbaikan kualitas pengajar dan manajemen pendidikan di Indonesia
  2. Berkoordinasi dengan gerakan simpul massa di Indonesia seperti “Pesta Pendidikan” dan gerakan “Bantu Guru Belajar Lagi” sebagai upaya realisasi program kerja basis di masyarakat
  3. Menghadirkan Jurnal ber ISSN/ISBN dengan bekerjasama dengan I4 dan Indonesian Scholars Journal

Komisi Ekonomi

Melakukan follow up dari rencana aksi yang telah disepakati di SI PPI Dunia 2017 di Warwick. Fokus isu kajian dikolaborasikan dengan Komisi Teknologi Digital, yakni terkait fintech – bitcoin dan ekonomi kreatif.

Komisi Energi

  1. Menjadi wadah bagi intelektual muda yang mendalami bidang energi dan potensi yang dapat dikembangkan Indonesia ke depan
  2. Melakukan Kajian Komprehensif mengenai energi fosil (migas) dan energi terbarukan/alternative seperti sawit (biofuel), geothermal, nuklir, hydropowerwaste & biomasswind turbine, dan solar
  3. Output yang diharapkan: Kajian Komprehensif, Seminar Online dan kerjasama konkret dengan penggiat energi di tanah air.

Komisi Sosial Budaya

  1. Melakukan follow up dari rencana aksi yang telah disepakati di SI PPI Dunia 2017 di Warwick. Fokus isu kajian pada promosi pariwisata Indonesia dan kajian advokasi isu kemanusiaan yang bisa diselaraskan dengan salah satu target dalam SDGs
  2. Berkoordinasi dengan GenWI dan GenPI yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata untuk mendukung visi pembangunan nasional.

Kantor Komunikasi

Berperan sebagai jembatan penghubung PPI Dunia dengan public luas.
Bertanggung jawab meningkatkan komunikasi publik PPI Dunia untuk menjadi lebih transparan dan engaging publik.
Mengkoordinir tiga Koordinator Wilayah Biro Pers dari Asia-Oseania, Timur-Tengah dan Afrika serta Amerika-Eropa.

Program Kerja:

  1. Open Recruitment Kepengurusan dan Soft Launching PPI Dunia
  2. Admin berbagai akun sosmed PPI Dunia (FB, IG, Twitter) danmaintenance website
  3. Penyusunan publikasi poster, video kreatif, maupun media kreatiflainnya
  4. Focal point PPI Dunia dengan berbagai Media Partner, baik online maupun cetak (RRI, NET TV, MNC TV, Kompas dll)
  5. Media monitoring dan mapping isu-isu dunia

Managerial PPI Dunia dan Felari

Manager Kelembagaan:

  1. Berperan menyusun Key Performance Index (KPI) sebagai baseline darimasing-masing bidang di PPI Dunia.
  2. Bersama Koor PPI Dunia dan Sekum PPI Dunia berperan sebagaiSteering Committee pelaksanaan Simposium Kawasan dan SimposiumInternasional (Mengarahkan isu strategis yang dapat dibahas di SI menghadapi 2019)
  3. Bertanggung jawab terhadap pembenahaan internal kelembagaan PPI Dunia (Finalisasi amandemen AD/ART dan SOP PPI Dunia)
  4. Menyiapkan Badan Pemilu PPI Dunia sekurang-kurangnya tiga bulansebelum Simposium Internasional.

Manager Keuangan:

  1. Mengatur kebijakan cashflow keuangan PPI Dunia
  2. LPJ Keuangan Tengah dan Akhir Tahun
  3. Bersama Koor PPI Dunia dan Sekum mengkoordinasikan rencanaanggaran setiap bidang.
  4. Berkoordinasi erat dengan Manager Partnership terkait pendanaan PPI Dunia.

Manager Partnership:

  1. Berperan memperluas kerja sama PPI Dunia dengan pihak eksternal(Menjalin kemitraan dengan Kementerian, Pemerintah Provinsi/Daerah, maupun Perusahaan). Output yang diharapkan adalah hadirnya Career Channeling PPI Dunia.
  2. Bertanggung jawab dalam meningkatkan kerjasama sponsorship PPI Dunia (PIC dalam hal pendanaan dan Merchandise PPI Dunia)
  3. Sebagai focal point penyaluran bantuan dana sosial PPI Dunia
  4. Drafting dan menegosiasikan MoU Kerja Sama PPI Dunia

Felari (Festival Luar Negeri):

  1. Bertanggungjawab terlaksananya Edufair PPI Dunia di kampus-kampusIndonesia
  2. Menyusun database info beasiswa yang dapat diakses di web PPI Dunia dan menyiapkan panduan studi di luar negeri sebagai referensi calon mahasiswa
  3. Pembuatan video maupun infografis panduan studi dan beasiswa di luarnegeri
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com