Universitas Islam Madinah Cetak Ahli Ushul Fiqh Untuk Indonesia

SAUDI ARABIA, 21 OKTOBER 2017 – Kamis, 12 Oktober 2017 menjadi hari istimewa bagi Musyaffa’. Bagaimana tidak, kandidat doktor ushul fiqh Universitas Islam Madinah pertama dari Indonesia bahkan Asia Tenggara ini berhasil menamatkan studi doktoralnya dengan predikat summa cum laude.

Disertasinya yang berjudul “Metodologi Ulama Syafi’iyah dalam Mengklasifikan Dalil, dan Cara Mentarjih Dalil-Dalil Yang Bertentangan” -studi teori dan penerapannya- berhasil ia pertahankan pada sidang yang berlangsung di Auditorium Munaqosyah Fakultas Hadist UIM.

“Setelah melaksanakan sidang yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga pukul 11.30 siang. Lajnah Munaqosyah memutuskan untuk menerima disertasi yang diajukan serta memberikannya gelar doktor dengan predikat mumtaz ma’a martabati syarofil ‘ula (summa cum laude),” ujar Syaikh Prof. Dr. Tarhib Ad-Duwaisiry.

Musyaffa’ atau yang lebih dikenal dengan nama Musyaffa’ Ad-Dariny, pria kelahiran Jepara, 29 Juni 1982 itu menamatkan SMA-nya di tahun 2000. Setamat SMA ia melanjutkan studinya di UNISMA Malang, hanya bertahan dua semester di sana karena namanya masuk ke dalam daftar mahasisawa yang diterima di Universitas Islam Madinah.

Mahasiswa asal Jepara, Jawa Tengah ini memulai studinya di Universitas Islam Madinah dari jenjang persiapan bahasa selama dua semester. Selanjutnya ia memilih kuliah Syariah di jenjang S-1nya. Dan di S-2 ia masuk di jurusan ushul fiqh fakultas syariah UIM. Gelar magister ia dapatkan dengan predikat summa cum laude. Sedangkan untuk S-3, bapak 4 anak itu memilih untuk tetap mengambil jurusan yang sama.

Dan hari ini, Musyaffa’ resmi menyandang gelar doktor di depan namanya. Semoga ilmunya bermanfaat bagi kaum muslimin terkhusus di Bumi Pertiwi.**

 

Penulis: Hemzaa

       PPMI Madinah

 

Editor: Kartika Restu Susilo

Share on LinkedInShare on FacebookEmail this to someoneTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: